MEDANHEADLINES – Ratusan massa yang mengatasnamakan dirinya Barisan Save NKRI menggelar aksi damai untuk memperingati Hari Kebangkitan Nasional di Tugu Pos, Lapangan Merdeka Medan, Sabtu (20/5/2017).
Ratusan Massa yang datang dengan menggunakan baju merah ini,selain melakukan Orasi terkait kebhinekaan juga menyanyikan lagu-lagu kebangsaan dan melakukan Longmarch dengan membawa berbagai macam Spanduk.
Dalam aksi tersebut, massa juga menyatakan sikap menolak paham dan tindakan radikal-intoleran untuk menjadikan Indonesia sebagai negara yang damai, membubarkan ormas-ormas yang tidak pro Pancasila dan NKRI, serta memperkuat penanaman ilmu-ilmu nasionalisme melalui pendidikan formal-informal,
“ tanamkan pada anak-anak bahwa Pancasila dan NKRI harga mati serta mendukung TNI, Polri dalam menegakkan hukum dan keadilan,” ungkap Pimpinan aksi Valentino Panjaitan.
Lebih lanjut ia mengungkapkan Indonesia merupakan negara yang berlandaskan Pancasila sehingga setiap warga negaranya wajib menjaga kebhinekaan. Oleh sebab itu, sambungnya, di Hari Kebangkitan Nasional ke-109, Indonesia jangan sampai terpecah belah oleh masalah-masalah yang ada.
“Masalah sekarang ini sudah membuat bangsa Indonesia menjadi goyang. Oleh sebab itu, kami meminta agar hentikan diskriminasi. Karena setiap anak bangsa apapun agama, suku, ras ataupun golongannya, berhak untuk tinggal, hidup bahkan mengabdi di negara ini,” ujar Valentino..
Sementara itu, Penanggung jawab Aksi, Erwin Manurung menyampaikan bahwa unsur-unsur yang mengikuti aksi damai tersebut terdiri dari berbagai macam Elemen
“Kebanyakan membawa nama pribadi, tapi ada juga komunitas dan organisasi, GMNI, GMKI, Perhimpunan Penelitian, Perkumpulan Teman Kantor. Kami masih menunggu dari kawan-kawan lintas agama, ” ujarnya.(lbs)











