MEDANHEADLINES, Medan- Pemko Medan telah resmi membuka Pasar murah di 151 titik yang tersebar di 21 kecamatan yang ada di kota Medan,Rabu (17/5/2017)
Pembukaan yang ditandai oleh pemukulan bedug yang dilakukan Wali kota Medan didampingi unsur Forum koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) Kota Medan, Kadis Perdagangan Kota Medan, Syarif Armansyah Lubis serta sejumlah pimpinan SKPD di lingkungan Pemko Medan ini akan berlangsung selama sebulan dengan menjual berbagai kebutuhan pokok dengan Harga yang relative lebih murah dibandingkan harga di Pasaran.
“ Untuk beras IR-64, harga jual di pasar murah Rp.8.100/kg, sedangkan harga di pasaranRp.10.500/kg. Gula pasir dijual Rp.10.500/kg (pasar Rp.13.000/kg), tepung terigu Rp.6.380/kg (pasar Rp.10.000/kg), telur Rp.1.085/butir (pasar Rp.1.300/butir), kacang tanah kelupas Rp.23.700/kg (pasar Rp.26.000/kg), blue band 200 gram Rp.5.450/sachet (pasar Rp.7.450/sachet),” ungkap Kepala Dinas Perdagangan Kota Medan, Syarief Armansyah Lubis
Armansyah menambahkan, untuk harga minyak goreng kemasan Sania 1 liter Rp.12.000/pcs (pasar Rp.14.000/pcs), minyak Fortune 1 liter Rp.11.500/pcs (pasar Rp.13.500/pcs) dan minyak Madina 1 liter Rp. 11.500/pcs (pasar Rp.13.500/pcs). Selanjutnya aneka sirup diantaranya kurnia Rp.15.240/botol (pasar 17.500/botol), pohon pinang super Rp.17.400/botol (pasar Rp.19.000/botol), pohon pinang fresh juice Rp.13.400/botol (pasar Rp15.500/botol).
Lalu Pohong pinang sirup melon Rp.13.400/botol (pasar Rp.15.500/botol), pohon pinang sirup lyche Rp.13.400/botol (pasar Rp.15.500/botol), pohon pinang premium Rp.10.400/botol (pasar Rp.12.000/botol), sirup syukur rasberry Rp.12.400/botol (pasar (14.000/botol), sarang tawon spesial Rp.17.400/botol (pasaran Rp.19.000/botol), sarang tawon marquisa juice std Rp.13.400/botol (pasar Rp.15.000/botol), serta sarang tawon lyche juise std Rp.13.400/botol (pasar Rp.15.000/botol).
“Selain membantu masyarakat kurang mampu untuk memenuhi kebutuhan pokok guna menyambut puasa dan lebaran, pasar murah ini kita gelar dalam rangka mengantisipasi gejolak harga jelang hari besar keagamaan (puasa dan lebaran) sekaligus menekan laju inflasi,” jelas Armansyah (rls)












