Menaker: Buruh harus tetap Berserikat

MEDANHEADLINES – Untuk memperjuangkan diri dan meningkatkan kesejahteraannya secara lebih efektif,Menteri Ketenagakerjaan M Hanif Dhakiri mendorong buruh agar tetap berserikat di masing masing perusahaan.

menurutnya, hal ini harus dilakukan melihat Saat ini anggota Serikat pekerja yang  jumlahnya menurun drastis tiap tahunnya

“ Data Kementerian Ketenagakerjaan menunjukkan jumlah anggota serikat pekerja/serikat buruh pada 2017 hanya sekitar 2,7 juta orang atau menurun dari 3,4 juta orang pada tahun 2007,” ungkapnya saat menghadiri perayaan Hari buruh di Jakarta

Hanif menyebut gerakan buruh saat ini berbeda dengan bertahun-tahun yang lalu yaitu ruang politik yang sudah berubah, dari dulu yang susah memperjuangkan secara politik hingga kini bisa dengan mudah berdemonstrasi.

“Perjuangan buruh harus berbeda, harus lebih kreatif, lebih inovatif,” ujarnya.

Dengan berserikat membentuk serikat pekerja/serikat buruh, Menaker menyebut akan lebih mudah untuk melakukan dialog dan memperjuangkan kesejahteraan buruh.

Ia mengakui masih ada pengusaha yang tidak menginginkan terbentuknya serikat buruh di perusahaannya karena khawatir dengan ancaman mogok dan lainnya.

“Ada perusahaan-perusahaan yang masih perlu dibina tentang pentingnya serikat pekerja. Tapi di sisi lain, ada image serikat pekerja yang kurang baik, bukan hanya di mata perusahaan tapi juga di mata masyarakat umum,” papar Hanif.

Citra yang kurang baik itu adalah serikat pekerja saat ini identik dengan aksi demo yang sering menimbulkan kemacetan yang mengganggu.

“Serikat Pekerja harus memperbaiki image, jangan sedikit-sedikit demo, ini image-nya jadi negatif,” ujar Menaker.(ant)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.