Medan  

Penertiban PKL di jalan Sutomo, Pedagang Kucing-kucingan dengan Satpol PP

MEDANHEADLINES,Medan – Penertiban yang dilakukan oleh tim gabungan Satpol PP yang dibantu oleh aparat Polisi dan TNI  Selama 3 hari terakhir membuat Pedagang seperti bermain kucing-kucingan.

Pasalnya,Pedagang yang tak berani megelar lapaknya di pinggir jalan kini lebih memilih untuk berjualan di atas Pick up dan Becak barang. Saat tim gabungan datang,para pedagang pun kabur dengan menggunakan Pick up maupun becak mereka untuk menghindari penertiban.

Melihat situasi ini,Tim gabungan pun akhirnya memilih untuk bertahan di lokasi hingga pukul 08.00 untuk mengantisipasi agar pedagang tidak kembali kelokasi setelah mereka tinggalkan.selain itu tim gabungan juga mengumpulkan dan membakar Meja maupun keranjang-keranjang  yang biasa digunakan para Pedagang agar meminimalisir peluang para Pedagang untuk berjualan kembali.

Kasatpol PP yang memimpin langsung penertiban ini berulangkali menghimbau kepada para pedagang yang  masih bertahan agar tidak berjualan.  Meski sudah diperingatkan namun masih ada sejumlah pedagang yang melakukan transaksi jual beli di atas becak barang. Melihat itu Sofyan langsung memerintahkan anggotanya melakukan penertiban.

Walaupun berusaha kabur namun tim gabungan lebih cepat, barang dagangan milik pedagang pun langsung diamankan.  Sang pedagang hanya bisa pasrah menyaksikan sayuran miliknya berpindah tempat dari becak barang ke dalam truk milik Satpol PP.

“Siapa yang   masih ngotot berjualan,  langsung kita tertibkan!” tegas Sofyan.

Selain itu,  tim gabungan juga merazia toko-toko milik warga yang digunakan menjadi tempat penyimpanan sayuran dan buah milik PK5.  Selanjutnya, warga pemilik toko diingatkan agar tidak mengizinkan bangunan miliknya itu dijadikan tempat penyimpanan sayuran maupun buah milik PK5.

Dalam penertiban  tersebut, tim gabungan mengamankan 2 truk berisi sayuran dan buah milik pedagang. Kemudian dilanjutkan  dengan menahan 5 unit pick-up yang membawa barang dagangan. Terhadap pikc-up yang tidak dilengkapi dengan surat-surat, petugas Dinas Perhubungan Kota Medan yang tergabung dalam tim gabungan langsung menilangnya.

Meski efektifitas penertiban yang dilakukan mulai kelihatan namun Sofyan masih belum puas.  Sebab, dia ingin kawasan Jalan Sutomo dan sekitarnya benar-benar bersih dari PK5. “Jadi penertiban akan terus kita lakukan sampai tak ada lagi PK5 yang berjualan di kawasan Jalan Sutomo dan sekitarnya,” tegas Sofyan. (rls)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.