Lakukan Efisiensi,Tarif Listrik dan BBM Tak Naik

MEDANHEADLINES – Pemerintah Menjamin Tidak akan Menaikkan Harga Tarif dasar Listrik dan Bahan Bakar Minyak (BBM) Hingga beberapa bulan Kedepan, Meskipun harga Minyak dunia sedang mengalami kenaikan.

“April sampai dengan Juni tarifnya tidak akan berubah, listrik dan BBM,” kata Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan.

Dia mengatakan tidak adanya kenaikan tersebut merupakan upaya efisiensi dari penghematan energi yang sudah dilakukan utamanya dari Perusahaan Listrik Negara (PLN).

“Efisiensinya apa, kalau pingin tahu lebih jelasnya itu PLN yang dapat memberitahukan,” kata Jonan. Untuk BBM, dia mengatakan, memang benar tidak akan ada kenaikan sampai bulan Juni. Terkait dengan upaya tersebut, Jonan meminta selalu memaksimalkan efisiensi.

“Harga BBM yang dikendalikan pemerintah seperti premium dengan RON 88 dan biosolar dan kerosene, itu diusahakan April sampai Juni tidak akan naik,” ungkap Jonan.

Dengan demikian, maka harga BBM tersebut akan tetap stabil. Yakni, Rp 5.150 per liter untuk solar subsidi dan premium penugasan di luar wilayah Jawa, Madura, dan Bali Rp 6.450 per liter.

Selain itu,Jonan meminta industri Migas lebih kompetitif baik di kancah nasional dan internasional, guna turut meningkatkan perekonomian Indonesia. Jonan juga mencontohkan negara Jepang, yang tidak mempunyai sumber daya alam namun mampu meningkatkan potensi perekonomian negara.

“Untuk harga kepada konsumen kami yang mengatur, jadi jangan mengambil keuntungan yang sebesar-besarnya. Karena harga bahan memang pasar yang menentukan,” katanya.

Jonan menambahkan semakin lama harga gas dan BBM untuk penunjang energi listrik semakin berkurang, sehingga penghematan serta jaminan jangka panjang juga harus diperhitungkan.

“Jika memang harga gas di dalam negeri lebih mahal, ya mau tidak mau harus impor gasnya, demi mencapai lebih efisien,” kata Jonan. (lbs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.