MEDANHEADLINES,Medan – Pengrajin ikan Asin di Pesisir Belawan menjerit akibat bahan utama pembuat ikan Asinnya Langka di pasaran. Akibatnya, para pengrajin ikan Asin ini terpaksa harus mengurangi produksinya
Salah seorang Pengrajin Ikan asin, Hendra (45) mengungkapkan, Langkanya garam di pasar, sudah terjadi hampir satu minggu belakangan ini. Bahkan, persediaan garam di sejumlah penyalur di wilayah Belawan mengalami keterbatasan.
“Kalau pun ada, harganya mahal per saknya bisa mencapai Rp120.000,padahal sebelumnya satu sak cuma Rp55.000,” ungkapnya
Hendra melanjutkan, dampak dari minimnya pasokan garam, juga berpengaruh pada produksi ikan asin yang saat ini menurun mencapai 50 persen. Hal itu tentunya berakibat pada penghasilan mereka. “Biasanya produksi normal mencapai 20 kilogram (kg), tapi kini turun menjadi 5 hingga 10 kg,” ujarnya
Ia juga mengatakan untuk bertahan,selain mengurangi produksi mereka juga mengurangi takaran garam yang biasanya mereka gunakan untuk memproduksi ikan asin.
“dengan kondisi ini ya terpaksa agak dikurangi garamnya,hasilnya ikan asinnya pun tak se asin biasanya,” tuturnya.(lbs)












