Mantan Narapidana Teroris, BNPT : 416 orang  Tak terdeteksi

MEDANHEADLINES – Badan Nasional Penanggulangan terorisme (BNPT) Mencatat 416 mantan Narapidana teroris tidak diketahui keberadaannya.

“Mantan pelaku teroris yang di luar atau di masyarakat hampir 600 orang. Yang kita temukan baru 184 orang yang tersebar di 17 provinsi, tahun ini kita cari lagi dimana mereka. Tidak semua dari mereka yang sudah keluar itu kehidupan ekonominya baik,” kata Deputi Bidang Pencegahan Perlindungan dan Deradikalisasi Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Mayjen TNI Abdul Rahman Kadir pada ‘Sarasehan Pencegahan Paham Radikal Terorisme Dan ISIS di Kalangan Penggiat Dunia Maya,’ di Hotel Alana Yogyakarta.

Lebih lanjut Rahman mengungkapkan ,Bukan perkara mudah untuk mengubah ideologi pelaku terorisme kembali ke jalan benar. Meski sudah dipenjara, banyak pelaku terorisme kembali melakukan aksi teror setelah keluar dari penjara.

“ upaya deradikalisasi perlu waktu dan tidak mudah seperti membalik telapak tangan. Karena, mengubah ideologi yang sudah tertanam di dalam diri seseorang memang membutuhkan waktu,” ujarnya.

Saat ini,katanya, ada 250 napi terorisme yang tersebar di 77 lapas dan 1 rutan.dan tidak semuanya bisa diajak mengikuti kegiatan, bahkan banyak yang bersikap keras.

Oleh karena itu,Untuk mencegah beredarnya paham radikal teroris ini, BNPT juga menggandeng para penggiat dunia maya.

“ Mereka diajak untuk meramaikan dunia maya dengan konten-konten damai dan anti radikalisme. Hal ini untuk memerangi banyaknya paham-paham radikal yang beredar melalui dunia maya.” Terangnya.

Saat ini BNPT telah memiliki 3 website yakni damailah Indonesiaku, jalan damai dan damai.id untuk mengkampanyekan anti terorisme. Web yang dibuat juga untuk melawan berita berita hoax yang meresahkan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.