OJK tawarkan Investasi saham kepada Aparatur Pemko Medan

MEDANHEADLINES,Medan – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 5 Sumbagut mensosialisasikan program pengembangan Pasar Modal salah satu yang ditawarkan adalah Investasi saham Bagi Aparatur pemko Medan.

Hal itu diungkapkan Kepala OJK Regional V Sumbagut Lukdir Gultom saat melakukan audiensi dengan Walikota Medan Drs. H. T. Dzulmi Eldin S. M.Si di Balai Kota

Dalam audiensiny, Lukdir mengungkapkan OJK ingin menawarkan investasi terpercaya berbentuk saham kepada para seluruh aparatur Pemko Medan.

“Kami ingin memberikan edukasi dengan mensosialisasikan pentingnya berinvestasi saham kepada aparatur Pemko Medan, saham yang ditawarkan ini nantinya dijamin aman oleh pemerintah, untuk itu kami mohon bantuan kepada bapak Walikota agar sosialisasi ini dapat berjalan lancar,” kata Lukdir.

Lebih lanjut Lukdir mengatakan, Saham yang akan ditawarkan nantinya tidak memiliki resiko, bahkan para pemegang saham justru akan mendapatkan keuntungan dari saham yang dibeli.

“Nantinya aparatur Pemko Medan dapat membeli saham minimal 250 ribu, setelah itu tinggal menunggu keuntungan dari saham yang telah dibeli,dan keuntungannya terus berkembang,” jelas Lukdir.

Menanggpi hal itu Walikota Medan Drs. H. T. Dzulmi Eldin S. M.Si menyambut baik program ini dan mengatakan program ini sangat potensial sebagai alternatif investasi bagi para aparatur di lingkungan Pemko Medan.

“Dengan adanya sosialisasi ini, aparatur kita semakin mengetahui bahwa menabung ataupun berivestasi tidak selamanya harus di bank tetapi ada lembaga-lembaga keuangan lainnya yang dijamin negara sebagai tempat menabung atau berinvestasi,” kata Walikota

Selain itu, Eldin juga mengharapkan program ini nantinya akan mampu mengubah mindset perekonomian para aparatur yang lebih produktif dan mandiri. Menurutnya birokrat ini mulai menyadari arti pentingnya menabung, mindset berpikirnya juga harus diubah dari pola hidup konsumtif menjadi lebih produktif.

“Pegawai Pemko Medan harus dilatih untuk mulai mandiri dan cerdas mengelola keuangannya, karena di tengah kondisi perekonomian saat ini sebenarnya membuka peluang untuk mengembangkan kemandirian ekonominya,” tutur Eldin.(rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.