DPRD Sumut Akan Evaluasi Status Tanah Desa Mekar Jaya

MEDANHEADLINES,Medan – Komisi A DPRD Sumut meminta agar pihak-pihak yang terlibat dalam konflik lahan di desa mekar jaya untuk tenang dan tetap menjaga kekondusifan Hingga kejelasan status lahan diputuskan.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Komisi A DPRD Sumut F.L. Fernando Simanjuntak, usai Rapat Dengar Pendapat dengan Petani Desa Mekar Jaya Langkat di Komisi A, Senin (30/01/2017).

Sementara untuk Soal status tanah, Komisi A akan melakukan analisis terlebih dahulu. Karena antara petani dan perusahaan sama sama mengklaim memiliki alas hak.

“kalau memang ada sertifikat yang dikeluarkan BPN, itu harus ditarik.karena itu harus dikaji ulang,” katanya.

Dalam RDP itu juga, Komisi A mempertanyakan kenapa tanah yang seharusnya di kelola oleh PTPN II bisa dikelola PT LNK,

” Apa kepentingan PT LNK dan apakah PTPN II tidak mampu lagi mengelola lahan itu sehingga harus diserahkan kepada PT LNK,” katanya.

Selain itu,Fernando juga meminta agar aparat kemanan juga tidak banyak terlibat di sengketa lahan itu.

“Kalau bisa tentara dan polisi jangan terlalu banyak di situ untuk mengamankan hal-hal yang itu aja. Masa masyarakat kecil harus digituin.  Saya pikir itu tidak etis,” katanya.

Diketahui Sebelumnya, beberapa waktu lalu pihak PT LNK melakukan okupasi lahan yang diklaim milik petani Desa Mekar Jaya. Saat itu, beberapa orang petani mengalami luka karena terlibat bentrok dengan aparat keamanan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.