MEDANHEADLINES, Medan – Koalisi Rakyat Anti Kriminalisasi (KORAK) Sumut Menggelar aksi unjuk rasa di bundaran Majestyk, Kamis (08/12/2016). Mengecam tindakan Rektor Unimed yang memecat sepihak mahasiswa jurusan Ilmu Geografi karena menggelar Kegiatan Kampus beberapa waktu lalu.
Pimpinan aksi Gumilar Aditya mengatakan, tindakan yang dilakukan Rektor Unimed adalah bentuk tindakan represifif kepada mahasiswa yang ingin melakukan kegiatan kampus.
“Karena pemecatan itu sepihak dan tak berlandaskan apapun. Kami menilai kampus semakin represif. Ini namanya pembungkaman demokrasi dan kreatifitas mahasiswa,” kata Agum dalam orasinya.
Pria yang biasa di sapa agum ini menambahkan, Tidak hanya pemecatan, kampus juga melakukan pemberikan sanksi skorsing, pembatasan SKS dan Surat Peringatan (SP) kepada puluhan mahasiswa yang juga mengikuti kegiatan kemahasiswaan.
“ kampus harusnya menjadi wadah mahasiswa melakukan kegiatan-kegiatan seperti berdiskusi dan lainnya,bukan malah melarangnya bahkan melakukan ancaman-ancaman akademis” ujarnya
Selain melakukan unjuk rasa di Bundaran Gatot Subroto masa aksi juga melakukan longmarch menuju kantor DPRD sumut,disana nantinya mereka akan meminta kepada wakil rakyat untuk mengambil tindakan atas kasus pemecatan sepihak yang dilakukan oleh rektor Unimed ini.(PRA)












