Medan  

Tinjau Lokasi TPU Khusus Covid-19 di Simalingkar, Bobby : Jangan Sampai Bertambah Lagi

MEDANHEADLINES.COM, Medan – Wali Kota Medan Bobby Nasution melakukan pengecekan lokasi tempat pemakaman khusus Covid-19 Kota Medan yang berada di Jalan Simalingkar, Kamis, (5/8)

Usai Melakukan pengecekan, Bobby Mengungkapkan kesedihannya mengingat banyaknya korban meninggal akibat Covid-19 yang telah di kuburkan di lokasi tersebut



“1.581 orang yang sudah dimakamkan di sini sejak tahun lalu. Belum setengah jam kita di sini, sudah tiga ambulan yang datang mengantarkan jenazah ke sini. Kalau bisa jangan sampai mencapai angka 2.000,” kata Bobby

Bobby menjelaskan, Jenazah yang dimakamkan di TPU yang bisa menampung 5000 makam ini bukan hanya untuk warga Medan saja, tapi juga banyak yang berasal dari luar Kota Medan.

“Pemakaman umum untuk Covid-19 masih cukup. Ribuan itu tidak semua warga Medan. Karena yang meninggal terpapar Covid-19, maksimal 4 jam harus dimakamkan. Kita banyak terima rujukan dari luar daerah, yang kita hitung wilayahnya lebih dari 4 jam perjalanan kita makamkan di sini,” jelas Bobby.


Bobby juga mengatakan, Case Fatality Rate atau tingkat kematian akibat Covid-19 di Medan berada di angka 3,2 persen. Sementara jumlah kasus konfirmasi positif Covid-19 terus meningkat.

“Case fatality rate atau kasus kematian angkanya stabil 3,1 atau 3,2 tapi itukan nyawa manusia. Jumlah konfirmasi positif kita meningkat terus. Tingkat kesembuhan kita rendah. Jadi semakin banyak yang dirawat,” jelasnya

Karena itu Bobby mengajak masyarakat agar menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Dengan begitu angka penyebaran virus corona semakin mudah ditekan dan meminimalisir angka kematian.

“Ini perlu ditangani semua. Lebih bagus kita mencegah. Karena kalau sudah terpapar, imun akan turun, Apalagi kalau ada komorbid. Seminggu terakhir sudah 107 yang dimakamkan di sini. Dan baru-baru ini ada 751 orang yang terpapar akibat Covid-19. Penyebaran begitu cepat, ayoklah ajak masyarakat ikuti prokes. Sebagus apapun program yang dicanangkan kalau masyarakat tidak ikuti, sama saja,” Tegasnya. (red)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.