MEDANHEADLINES.COM, Medan – Polda Sumatera Utara (Poldasu) bersama Polres sejajaran dalam waktu empat hari telah mengamankan sebanyak 778 preman dan pelaku pungli di Sumatera Utara
Kasubbid Penmas Polda Sumut AKBP MP Nainggolan menyebutkan setelah instruksi Kapolri itu keluar, pihaknya terus melakukan razia preman di 524 lokasi di Sumatera Utara.
“Mulai dari tanggal 13 hingga 16 Juni kita merazia preman di sejumlah lokasi,dan mengamankan sebanyak 778 orang,” sebutnya.
Dikatakan Nainggolan, Setelah menjalani pemeriksaan terhadap seluruh preman dan pungli yang diamankan itu, sebanyak 15 orang dinyatakan dalam proses sidik. Selebihnya dalam proses pembinaan.
“Totalnya ada 15 orang yang proses sidik,” ucap dia.
Nainggolan menyebutkan kalau pihaknya terus melakukan razia preman dan pelaku pungli guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat. “Ini masih terus berlangsung,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, Polda Sumut tidak memberikan ruang sedikitpun bagi oknum-oknum yang melakukan aksi premanisme.
Kemudian, diminta kepada para Kapolres jajaran Polda Sumut untuk merilis setiap penangkapan preman. Hal itu bertujuan untuk memberangus dan membuat efek jera para preman.
Ia mengimbau kepada masyarakat untuk memanfaatkan hotline layanan 110 ketika mendapatkan aksi premanisme. Menurutnya, layanan itu akan tersedia 24 jam bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan dari kepolisian.
“Masyarakat tidak perlu khawatir dengan aksi premanisme. Kepolisian kini memiliki aplikasi Dumas Presisi dan layanan Hotline 110. Kami akan memberikan bantuan yang maksimal kepada warga Sumut,” pungkasnya. (red)












