Terduga pelaku narkoba Kiki Simanjuntak (kaos biru) didampingi ayahnya saat memberikan klarifikasi soal pernyataannya ada memberi uang tebusan ke Polsek Percut Sei Tuan di video yang sempat viral (Dok: Screeanshot video Polsek Percut Sei Tuan)
MEDANHEADLINES.COM, Percut- Polsek Percut Sei Tuan diterpa kabar miring. Instansi itu dituding melakukan tangkap lepas terduga pelaku narkoba dengan menerima ibalan uang. Isu tersebut dilayangkan dalam bentuk video dan disebar oleh pihak tak bertanggungjawab di beberapa grup WhatsApp wartawan, pada Rabu (10/6).
Video berdurasi 2 menit 54 detik itu sontak membuat heboh kalangan jurnalis. Begitu juga Polsek Percut Sei Tuan yang termasuk pihak paling dirugikan. Para jurnalis dan polisi langsung melakukan penelusuran terkait kebenaran rekaman video itu. Usut punya usut, pria bernama Kiki Simanjuntak yang berbicara di video akhirnya ditemui di rumahnya di Jalan Perjuangan Gang Musyawarah Nomor 9, Kecamatan Medan Tembung.
Didampingi Ayahnya, HB Simanjuntak. Kiki memberikan keterangan soal rekaman video yang sempat viral itu. Dalam keadaan sadar dan tanpa adanya tekanan, Kiki mengatakan, waktu itu ia dalam kondisi mabuk usai menenggak minuman alkohol jenis tuak.
Setengah tak sadar, ia dibawa temannya ke satu rumah di Jalan Perjuangan Medan dan mulai ditanya-tanyai oleh seseorang. Kiki mengaku tidak mengetahui apa yang ia bicarakan direkam dalam bentuk video lalu disebar hingga viral.
“Apa yang di video itu tidak benar semuanya. Termasuk, soal orang tua saya ada memberi uang kepada Polsek Percut Sei Tuan. Video itu diambil saat saya tak sadar dan disebar tanpa izin,” ucap Kiki saat ditanyai, pada Rabu siang.
Atas kejadian itu, Kiki meminta maaf sebesar-besarnya kepada Polsek Percut Sei Tuan atas video yang diviralkan tanpa izinnya.
Hal senada juga disampaikan HB Simanjuntak, dengan tegas ia menyatakan tidak ada memberi imbalan satu rupiah pun ke Polsek Percut Sei Tuan. “Saya meminta maaf kepada seluruh personel Polsek Percut Sei Tuan. Keterangan ini saya sebutkan dalam keadaan sadar diri,” ucapnya.
HB tidak membantah bahwa Kiki sempat diamankan dan dibawa ke Polsek Percut Sei Tuan, pada Rabu (1/4) sekira pukul 19.30 WiB. Akan tetapi, anaknya dipulangkan setelah diperiksa dan tidak terbukti memiliki narkoba. Bukannya karena memberi uang tebusan.
“Saya mengucapkan terima kasih pada Polsek Percut Sei Tuan karena telah melakukan proses hukum yang adil terhadap anaknya,” jelas HB sewaktu memberikan keterangan yang divideokan berdurasi 2 menit 20 detik.
Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol Aris Wibowo ketika dimintai tanggapan soal isu miring yang menerpa intansinya menyampaikan, pihak internal sudah datang dan melakukan penyelidikan. Hasilnya, tidak ada ditemukan pelanggaran terkait penanganan perkara Kiki Simanjuntak.
“Propam Polrestabes Medan sudah mengecek dan tidak ditemukan kesalahan prosedur. Kemudian kita sudah menemui yang memberi keterangan di video dan yang bersangkutan sudah mengklarifikasi ucapannya,” kata Aris dikonfirmasi medanheadlines.com melalui telepon seluler, Kamis (11/6) sore.
Ketika disinggung apakah pihaknya akan melakukan upaya hukum terhadap penyebar video hoaks tersebut. Lulusan Akpol 2005 itu mengatakan ada rencana untuk melaporkannya. “Tapi kita masih mendiskusikannya dan menunggu petunjuk lanjut dari pimpinan. Atas nama pribadi, saya sudah memaafkannya. Yang penting pelaku tidak mengulangi perbuatan yang sama, baik ke institusi Polri maupun lainnya,” jelas Aris. (Afd/Rha)












