Sumut  

KAMPUS- TT : Masa Kepemimpinan Bakhtiar, Tapanuli Tengah Lebih Baik

MEDANHEADLINES.COM, Tapanuli Tengah – Kesatuan Masyarakat Peduli Sibolga dan Tapanuli Tengah (KAMPUS-TT) menyatakan bahwa sejak di bawah kepemimpinan Bakhtiar Ahmad Sibarani sebagai Bupati dan Darwin Sitompul Sebagai Wakil Bupati, Kabupaten Tapanuli Tengah dan masyarakatnya merasa lebih baik.

Hal itu jika dibandingkan dengan pendahulu-pendahulunya yang pernah menjabat Bupati di tanah Tapanuli Tengah. Hal ini diungkapkan oleh Ketua KAMPUS-TT Yudhi Trisna Putra Sitompul, SH.

Disampaikannya, semenjak rakyat mempercayai Bakhtiar Ahmad Sibarani dan Darwin Sitompul memimpin Tapteng melalui Pemilihan Kepala Daerah secara langsung, rakyat merasa puas dengan kinerja dan terobosan-terobosan yang dilakukan oleh Bupati Tapteng saat ini.

“Jika selama ini pembangunan di Tapanuli Tengah terlihat dan terkesan setengah hati, ketika Bakhtiar Ahmad Sibarani terpilih sebagai Bupati, Tapanuli Tengah mulai berbenah dan sudah terlihat lebih baik dari sebelumnya, mulai dari dari berbagai sektor seperti pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan, kesehatan, pendidikan, penuntasan kemiskinan dan pemberantasan tempat-tempat maksiat yang selama ini membuat resah masyarakat,”ujarnya Kamis (19/12/2019).

Bahkan, lanjut Yudhi, Bupati Tapanuli Tengah juga gencar dalam mengampanyekan pemberantasan Narkoba di wilayah Tapanuli Tengah dengan akan dikeluarkannya Peraturan Desa dan Peraturan Kelurahan yang akan berlaku mulai 01 Januari 2020.

Dengan adanya pernyataan dari Edy Rahmayadi sebagai Gubernur Sumatera Utara yang mengatakan, bahwa Bupati Tapteng saat ini tidak peduli dengan kondisi masyarakat di Tapanuli Tengah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dianggap pernyataan tersebut salah besar.

“KAMPUS -TT menilai tidak seharusnya dan sepantasnya sekelas Gubernur Sumatera Utara memberikan komentar demikian tanpa data yang akurat,”ungkapnya.

Masyarakat Tapanuli Tengah, menurut Yudhi, sudah puas dengan kinerja dan perhatian yang diberikan Bupati Tapteng Bakhtiar Ahmad Sibarani yang baru menjabat 2 (dua) tahun. Namun, walau masih 2 tahun, sudah memberikan dampak positif bagi masyarakat Tapanuli Tengah.

“Jika Gubernur Sumatera Utara melihat Kabupaten Tapanuli Tengah masyarakatnya masih miskin seharusnya Pemerintah Propinsi memberikan perhatian dan solusi yang lebih, kan Tapteng adalah bagian dari Sumatera Utara?. Jika memang dianggap masih miskin jadi di mana letak kepedulian Gubernur Sumut kepada masyarakat Tapanuli tengah, jadi sebaiknya Edy Rahmayadi jangan secepat itu memberikan penilaian kepada Bupati Tapanuli Tengah jika tidak memiliki dan punya ada yang akurat,”jelasnya.

Pihaknya pun berharap Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi dapat mencabut pernyataan tersebut dan memberikan klarifikasi secepatnya, agar supaya masyarakat Tapanuli Tengah yang selama ini terlihat akur dan aman tidak merasa tersakiti dengan pernyataan Gubernur yang dinilai asal-asalan tanpa bukti yang kuat. (raj)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.