Sumut  

Tokoh Pemuda Tapteng Angkat Bicara Tentang Ucapan Gubsu Yang Asbun 

MEDANHEADLINES.COM, Tapanuli Tengah – Tokoh pemuda Tapanuli Tengah Adhitia Melfan Tanjung (31) selaku tokoh pemuda geram mendengar ucapan Gubernur Sumutera Utara Edy Rahmayadi, yang menyatakan kalau Bupati Tapteng Bahktiar Ahmad sibarani tidak sayang kepada masyarakatnya dan masyarakat Tapteng yang miskin.

Melfan sangat menyayangkan ucapan Gubsu tersebut, karena seolah bicara tanpa data dan seakan menyatakan bahwa masyarakat Tapteng itu miskin.

“Saya menyayangkan pernyataan Gubsu tentang masyarakat Tapteng yang miskin dan bupati tidak sayang kepada masyarakat Tapteng. Jangan seenaknya Gubsu memvonis masyarakat Tapteng miskin, data dari mana yang diungkapkan Gubsu tersebut??? Gubsu jangan asbun lah, Seyogianya tidak layak seorang Gubsu berucap hal demikian” ujarnya Rabu (18/12/2019).

Melfan juga menantang Gubsu untuk datang ke Tapteng dan melihat bukti nyata pembangunan yang saat ini berjalan. Bagaimana perkembangan Tapteng di bawah kepemimpinan Bahktiar Ahmad Sibarani selama dua tahun menjabat sebagai bupati.

Menurutnya, Bupati Tapteng memberikan bukti nyata bukan kata-kata seperti Gubernur yang hanya pandai berkata-kata saja atau hanya cuap-cuap saja.

“Kalau bicara tentang pembangunan Tapteng, mari sama-sama kita buka mata hati kita, jangan bilang tidak peduli lah, saat ini pembangunan infastruktur jalan protokol Kabupaten Tapteng sudah hampir rampung 70 peraen dalam tempo 2 tahun di bawah kepemimpinan Bahktiar dan pembangunan RSUD Pandan yang saat ini sudah kita lihat bersama, jika memang tidak sayang seperti ucapan gubsu yang asbun, buat apa itu diperhatikan khusus bupati, yang notabenenya buat masyarakat Tapteng. Fasilitas RSUD diperbaiki di bidang kesehatan, jalan-jalan protokol diperbaiki guna meningkatkan perekonomian masyarakat juga kan, jadi jangan asbun lah” ungkapnya.

Melfan juga mengajak gubsu untuk survei langsung , untuk membuktikan ucapannya. Ia pun siap menemani Gubernur untuk terjun ke lapangan.

“Bila perlu mari kita sama-sama turun langsung ke lapangan. Kalau pak edy sibuk turunkan langsung tim survei dari provinsi kalau masyarakat suka atau tidak dengan pak Bupati? Tapi kita juga harus turunkan tim survei untuk kepuasan pada kepemimpinan Pak Edy selama gubernur”terangnya.

Melfan pun memintak kepada Gubsu agar menjelaskan kepada masyarakat Sumut, apa yang sudah dilakukan Gubsu Edy Rahmayadi Buat Sumatera Utara semenjak menjadi Gubsu.

“Apa yang sudah pak Gubsu lakukan buat Sumut ini?, kita liat aja lah dulu, apa yang kita tahu program beliau, kalau bukan hanya cuap-cuap saja, buktikan program dengan fakta bukan kata-kata” eluhnya.

Melfan juga mengharapkan kepada Gubsu agar berpikirlah secara pemimpin bukan mikirkan emosi pribadi. Sebab ini masalah pemerintahan bukan masalah pribadi, agar sebagaimana Provinsi Sumut tetap aman dan kondusif.

“Yang seharusnya dilakukan Gubsu, bukan memperkeruh suasana dengan memvonis masyarakat Tapteng dan Nias miskin dan bupati Tapteng tidak sayang pada masyarakatnya, melainkan pak Edy harus memperhatikan dan memberikan anggaran agar proses percepatan pembangunan di Tapteng berjalan,”tegasnya.

Ia menyarankan agar Gubsu mengurusi jalan-jalan provinsi yang saat ini perlu perhatian, terkhusus kabupaten Tapteng.

“Pak Edy urus sajalah dulu jalan-jalan provinsi yang ada di wilayah kabupaten Tapteng, agar segera diperbaiki, itu salah satu tanggung jawab pak Edy, bukan mengurusi hal-hal yang gak penting, karena jalan provinsi adalah salah satu faktor pendukung kelancaran putaran ekonomi masyarakat. Jangan gara-gara pak Edy sewaktu mencalonkan diri menjadi Gubsu kecewa dengan Tpteng karena hasilnya tidak memuaskan, menjadi sentimen kepada masyarakat Tapteng dan pemerintahnya. Nah, itukan pilihan masyarakat, bukan pilihan kepala daerah. Mungkin masyarakat Tapteng tidak tertarik pada visi dan misi pak edy pada saat itu,” ungkapnya

Tokoh Pemuda Tapteng Melfan Tanjung yang salah satu aktifis Sumatera Utara juga berharap kepada Gubsu agar jangan dalam berkata asal bunyi (asbun), melainkan berkata lah sebagai pemimpin Sumatera Utara.

“Saya berharap kepada pak Edy, dalam berkata agar lebih santun lah berkata-kata, karena Gubernur itu mengayomi kepala daerahnya. Baik di kabupaten maupun kota yang ada di Sumut, begitu juga masyarakatnya sumut. Demi mendukung visi misi gubernur ke arah yang lebih baik. Jika Tapteng buruk atau kab/kota yang lain di Sumut buruk, yang malu dan gagal salah satunya gubsunya itu sendiri, harusnya pak Edy mencontoh program-program unggulan di Tapteng yang sudah berjalan, jangan gara-gara sentimen pribadi jadi pak edy cuap- cuap  yang tak penting” pungkasnya. (raj)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.