MEDANHEADLINES,Medan- Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional (MTQN) ke-50 Tingkat Kota Medan tahun 2017 telah resmi dibuka Oleh Walikota Medan,Dzulmi Eldin.
Pembukaan MTQ yang ditandai dengan pemukulan gong itu dihadiri pula oleh Asisten Ekonomi dan Pembangunan Pemerintah Provinsi Sumut, Ibnu Sri Utomo, Wakil Wali Kota Medan, Ir Akhyar Nasution MSi, Sekda Kota Medan, Ir Syaiful Bahri Lubis, Kapolresta Medan, Kombes Pol Sandi Nugroho, Dandim 0201/BS, Kol Inf Bambang Herqutanto, Kajari Medan, Olopan Nainggolan, Ketua DPRD Medan, Henry Jhon Hutagalung didampingi dua Wakil Ketua DPRD, Iswanda Nandi Ramli dan Ikhwan Ritonga.
Meski sempat diguyur hujan deras namun prosesi pembukaan MTQN tetap berjalan meriah yang dihadiri belasan ribu warga. Selain pemukulan gong, pembukaan juga ditandai dengan penyerahan piala bergilir yang dilakukan Wali Kota kepada panitia MTQ untuk diperebutkan kembali.
Dikatakan Eldin MTQ ini digelar rutin setiap tahunnya untuk meningkatkan pemahaman, penghayatan sekaligus pengamalan isi dan kandungan yang tersirat maupun yang tersurat dalam Al-qur’an. Oleh karenanya, melalui MTQ ini, Eldin mengajak semua untuk menjadikan Al Qur’an sebagai sumber ilmu pengetahuan guna membangun Medan Kota religius.
“Saya yakin lantunan ayat-ayat suci Al- Qur’an, yang menggema selama pelaksanaan MTQ mampu menciptakan nuansa religius dan menghadirkan suasana yang memberi kesejukan batin bagi masyarakat,” kata Wali Kota.
Menurut Eldin, kegiatan MTQ dapat menjadi forum silaturrahim yang mengandung nilai-nilai positif, dalam memperkuat rasa persaudaraan dan ikatan kebersamaan lintas etnis dan agama sebagai sesama warga kota.
I”Selain berisi nilai-nilai keimanan, Al-Qur’an juga merupakan sumber ilmu pengetahuan, sejarah, falsafah hidup, kemuliaan, keteladanan serta pesan moral yang luhur dan agung, guna membangun peradaban manusia yang modern. Jadi Al-qur’an, memberikan pencerahan bagi siapa yang membacanya dan menawarkan keteduhan batin bagi mereka yang mengamalkannya,” kata Wali Kota.
Untuk itu melalui pelaksanaan MTQ ini, Eldin berharap semakin meningkatkan nuansa Islami di tengah-tengah masyarakat. “Mari kita semarakkan kota yang kita cintai ini dengan lantunan ayat-ayat suci Al-qur’an, terutama di lingkungan keluarga, musholah, surau dan masjid-masjid, guna mewujudkan Medan menjadi kota masa depan yang multikultural, berdaya saing, humanis, sejahtera dan religius, dengan peradaban Islami,” ajaknya.
Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Sosial Setdakot Medan, Musadad Nasution sekaligus Ketua Panitia MTQ menjelaskan, pelaksanaan MTQ berlangsung selama sepekan dimulai 18-25 Maret 2017 yang diikuti 523 qori dan qoriah berasal dari utusan Madrasah Aliyah Negeri dan swasta, khususnya Cabang Fahmil Qur’an dan Syarhil Qur’an.
Dalam MTQ kali ini, Musadad mengatakan ada 7 cabang yang dimusabaqahkan yakni Cabang Mujawad (putra/putri) sebanyak 184 orang, Cabang Hifzil Qur’an (putra/i) sebanyak 110 orang, Cabang Fahmil Qur’an diikuti 18 regu (54 orang), Cabang Syarhil diikuti 17 regu (51 orang), Cabang Kattil Qur’an (putra/i) diikuti 66 orang, Cabang Tafsirul Qur’an (putra/i) diikuti 33 orang dan Cabang Musabaqah Makalah ilmiah Al Qur’an (putra/i) sebanyak 25 orang.(rls)












