Keluarga Korban Kebakaran Pabrik Mancis Mulai Serahkan Data Ante Mortem

 

MEDANHEADLINES.COM, Medan – Keluarga korban kebakaran pabrik korek gas di Kabupaten Langkat terus berdatangan ke Rumah Sakit Bhayangkara Kota Medan untuk menyerahkan data Ante Mortem di posko yang disediakan pihak rumah sakit.

Data Ante Mortem adalah data fisik atau ciri khas korban. Misalnya, pakaian, aksesoris, barang bawaan, tanda lahir atau pun tato. Lalu bisa juga luka atau cacat tubuh, foto, hingga DNA dari keluarga dengan hubungan darah.

Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sumut juga terus bekerja mengumpulkan data -data itu.

Kasubdit Kespol AKBP Jauhari Ginting selaku ketua Posko Ante Mortem mengatakan, data-data ini memudahkan perugas dalam melakukan identifkasi.

“Ini masih mengambil sampel untuk pemeriksaan DNA. Karena mengingat kondisi jenazah luka bakar yang cukup serius,” kata Jauhari kepada IDN Times, Jumat malam.

Pihaknya juga sudah mulai melakukan autopsi terhadap jenazah korban. Jauhari juga mengimbau keluarga korban untuk datang dan membawa data-data pendukung.

“Sejauh ini sudah ada 23 keluarga korban yang melaporkan data Ante Mortem,” tutup Jauhari.

Kebakaran hebat melahap habis pabrik yang beralamat di Jalan Tengku Amir Hamzah, Dusun IV, Desa Sambirejo, Kecamatan Binjai, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara siang tadi. Penyebab kebakaran belum juga diketahui.

Toralnya ada 30 orang yang menjadi korban. Lima diantaranya masih berusia anak-anak. Seluruh korban dikabarkan perempuan. Mereka adalah pekerja perakitan korek api gas di industri rumahan itu.

Empat orang juga dikabarkan selamat dalam teagedi itu. Mereka berhasil selamat, karena tidak berada di lokasi untuk makan siang.(goy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.