MEDANHEADLINES. COM, Tapteng – KPU Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara menggelar rapat pleno rekapitulasi perhitungan suara yang dilaksanakan di Gor Pandan, Selasa (30/4).
Rapat pleno yang dipimpin langsung oleh Ketua KPUD Tapanuli Tengah, Timbul Panggabean diikuti empat orang komisioner lainnya.
Dalam pertemuan ini KPUD Tapanuli Tengah juga menjelaskan dan menyepakati agar seluruh peserta rapat pleno untuk mengikuti tata tertib penghitungan suara. Begitupun dengan keberatan dari para saksi-saksi.
Pelaksanaan rekapitulasi yang digelar oleh KPU Tapanuli Tengah sempat molor. Akibatnya, hingga sore belum satu pun kecamatan yang selesai membacakan hasil pleno.
Penyebab molornya rekapitulasi ini dikarenakan ada kendala teknis yang di alami oleh PPK Sarudik. Dimana hasil DA 1 tertinggal dalam kotak hingga menghambat jadwal pleno.
“Berhubung karena PPK Sarudik belum mempersiapkan hasil pleno kecamatan yakni formulir DA1, maka kita tunggu di jemput kotak suara dari gudang,” kata Timbul.
Timbul juga mengungkapkan, hilangnya kunci kotak suara yang terjadi di salah satu TPS di Kecamatan Sarudik ini merupakan kejadian khusus dan tidak berkaitan dengan hasil suara.
“Kalaupun ada nanti perbedaan bisa diklarifikasi,” katanya.
Diketahui, KPU Tapteng menjadwalkan pelaksanaan Rekapitulasi mulai pukul 10.00 WIB. Dalam agendanya, rapat pleno ini dimulai dengan pembacaan hasil DA1 tiap Kecamatan yakni perolehan suara Pilpres hingga DPRD kabupaten/Kota.
Pantauan, hingga pukul 18.00 WIB rapat rekapitulasi yang digelar KPU Tapteng masih berlangsung. Beberapa puluhan petugas kepolisian juga turut disiagakan guna mengawal proses rapat pleno rekapitulasi suara agar berjalan aman. (hen)










