MEDANHEADLINES.COM – Caleg DPRD dari PDI P, Roder Nababan SH mengadukan Kepala Dinas Kesehatan Tapanuli Tengah, Nursyam dan Bupati Tapanuli Tengah Bakhtiar Ahmad Sibarani ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumatera Utara.
Hal itu dikarenakan Dinas Kesehatan Tapteng diduga telah membagi-bagikan uang kepada kepala desa di Tapteng untuk mengarahkan pilihan pada Caleg Nasdem untuk DPR RI Delmeria Sikumbang dan Caleg Nasdem untuk DPRD Sumut, Rahmansyah Sibarani, serta Caleg Nasdem Simon Petrus Simamora untuk DPRD Kabupaten.
“Saya mewakili beberapa caleg yang sudah memberikan mandat ke saya untuk melaporkan kecurangan-kecurangan atau pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan oleh penyelenggara pemilu dan Pemerintah Kabupaten Tapteng pada tanggal 17 April 2019,” kata Roder Nababan SH di Kantor Bawaslu Sumut.”ujarnya
Dalam laporan ke Bawaslu, Roder yang mewakili beberapa caleg juga melaporkan peristiwa pada 17 April 2019 dimana saat pemungutan suara banyak hal-hal kejanggalan yang terjadi di seluruh Kabupaten Tapteng. Yaitu pelanggaran-pelanggaran yang sangat luar biasa oleh KPPS dan PPS serta penyelenggara Pemilu dam Bawaslu Kabupaten dan Panwas Kecamatan beserta ASN.
Dikatakannya, jelas adanya pengancaman-pengancaman yang dilakukan oleh kepala desa kepada seluruh masyarakat Kabupaten Tapteng yang mendapat Program Keluarga Harapan (PKH).
Hal itu pun ditunjukkan dengan beberapa bukti, salah satunya tampak video viral yang di dalamnya Kadis Kesehatan Tapteng, Nursyam membahas pemilu dengan membagi-bagikan uang. Uang tersebut pun dipastikan harus terbagi sebelum pemilu yakni 14 April 2019.
Sementara itu, Kadis Kesehatan Tapteng membantah saat dikonfirmasi Medanheadlines.com. Ia menyatakan hal itu tidak benar. “Tidak benar itu, saya sedang rapat ini ya. Tidak itu kan untuk TKS, kami ada 600 orang juga TKS kami,”katanya.
Di saat ditanyakan terkait video yang di dalamnya Nursyam menyatakan ingat foto menjelang pemilu, dan bagikan uang 14 April 2019, Nursyam pun menyatakan itu bagian dari kerja mereka.
“Itu kan kita pastikan Pak, mereka kerja di lapangan. Sudah ya pak saya rapat ini. Kita kan kerja, 24 jam kita kerja,”katanya.
Ia pun tidak peduli dengan pengaduan dirinya yang dilakukan Roder. “Biar saja lah dilaporkan, gak apa. Nanti kan tahu endingnya di mana, biar ajalah,”pungkasnya. (raj)












