MEDANHEADLINES.COM, Sibolga – Polres Sibolga menggelar rapat koordinasi antar instansi agama yang dilaksanakan di Aula Wira Pratama Polres Sibolga, Jalan FL Tobing, Kelurahan Kota Beringin, Kota Sibolga, Sumatera Utara, Jumat (15/02/2019).
Pertemuan yang digelar ini bertujuan untuk membahas tentang kekondusipan menjelang Pileg dan Pilres 2019 di Kota Sibolga.
Kapolres Sibolga, AKBP Edwin Hariandja, melalui Waka Polres Kompol Gunawan Heri Sudarto, mengatakan dengan digelarnya pertemuan ini diharapkan pelaksanaan Pileg dan Pilpres bisa berjalan dengan aman, lancar dan Sukses.
“Kepada pengurus BKM Mesjid di Kota Sibolga diharapkan tidak mengadakan Mesjid sebagai tempat berpolitik praktis. Karena menurutnya mesjid adalah tempat untuk melaksanakan Ibadah,” jelasnya.
Hal senada juga disampaikan Kemenag Kota Sibolga, H.Drs Nasaruddin dalam kata sambutannya meminta agar rumah rumah ibadah tidak dijadikan sebagai tempat untuk berpolitik.
“Mari bersama-sama kita mendukung kinerja pihak Kepolisian Polres Sibolga demi menyukseskan pemilihan Pileg dan Pilres 2019 di Kota Sibolga,” katanya.
Sementara itu, ketua MUI Drs Aswad Panjaitan dengan tegas mengatakan bahwa MUI telah mengeluarkan fatwa haram bagi umat Islam untuk Golput.
Dia juga berharap pada pileg dan pilpres 2019 tidak ada perpecahan sesama masyarakat Kota Sibolga dikarenakan beda pilihan demi kesatuan dan Persatuan NKRI.
“Mari kita menjaga kamtimbas di lingkungan masing-masing. Beda pilihan itu boleh, tapi keamanan dan ketertiban tetap kita jaga,” ujarnya.
Pada acara ini, selain dihadiri instansi dari Kemenag Kota Sibolga, IKADI, MUI, dan Seluruh Pengurus BKM Mesjid se Kota Sibolga, pertemuan ini juga terlihat dihadiri seluruh jajaran petinggi polres Sibolga.(hen)












