Ketua KPU Tapteng, Timbul Panggabean
MEDANHEADLINES.COM, Tapteng – Ketua KPU Tapteng, Timbul Panggabean mengatakan bahwa hingga saat ini ada sebanyak 111 orang telah menjadi calon Relawan Demokrasi di KPU Tapanuli Tengah, Sumatera Utara.
Dari 10 kategori basis relawan itu di antaranya internet, adat, agama, perempuan, pemilih pemula, pemilih baru, disabilitas, lansia dan beberapa basis lainnya.
“Para relawan yang akan lolos nantinya akan mulai bertugas setelah diumumkan pertengahan Januari ini. Soal pola kerja, Relawan Demokrasi bersifat voulentir dan menyasar basis-basis pemilih sesuai kategorinya,” ungkap Timbul saat ditemui di Kantor KPU Tapteng, di jalan Marrison, Pandan, Senin (14/1).
Dijelaskannya, para relawan juga akan melakukan sosialisasi dengan intens ke basis yang mereka tanggungjawab-i. Memanfaatkan momentum pertemuan yang sudah ada, misalnya wirid, partangiangan (kebaktian Nasrani) atau pesta-pesta adat.
“Relawan juga diharapkan dapat memberikan Training of Training (TOT) kepada tokoh-tokoh masyarakat dan simpul-simpul lainnya,” jelasnya.
Selain itu, masih Timbul, para relawan juga diharapkan mampu membangun kerjasama dengan struktur PKK. Melatih orang di kecamatan dan selanjutnya melatih orang yang dibawahnya atau bersifat top down.
“Relawan akan diberi honor sebesar Rp750 ribu per bulannya, dan akan ada biaya operasional dan biaya sosialisasi. Makanya konsepnya yang direkrut adalah mereka yang sudah dekat dengan basisnya, untuk mempermudah cost para relawan ke lapangan,” katanya.
Sementara itu Divisi Parmas KPU Tapteng Feriosa Nasution menyebutkan, pendaftaran Relawan Demokrasi telah dibuka sejak Selasa (8/1) Januari lalu dan telah berakhir Minggu (13/1) kemarin.
Soal interview kepada calon relawan, Feriosa menyebut akan dilakukan dalam beberapa hari ini.
“Rencana pengumuman akan dilakukan 17 Januari,” kata pria berkacamata ini.
Dia menyebutkan, Relawan Demokrasi diharapkan mampu menyumbangkan peningkatan partisipasi pemilih. Kerja-kerja optimal dan membasis akan menjadi ukuran keberhasilan para relawan tersebut.
“Tentu sesuai target partisipasi pemilih nasional, 77,5 persen partisipasi,” tutup Feriosa.(hen)












