lokasi Rumah Korban di Namira Pandan, Taptenng
MEDANHEADLINES.COM, Meski jasadnya belum ditemukan, Korban kecelakaan jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 asal Tapteng, Rudi Lumbantoruan akhirnya dimakamkan secara adat batak oleh keluarga nya yang berada di Siborong-borong, Kabupaten Tapanuli Utara
Menurut salah satu keluarga korban, T Lumbantoruan mengatakan bahwa prosesi adat batak yang dilakukan hari ini adalah acara simbolis dengan membawa air laut dan pasir pantai dari lokasi kejadian jatuhnya Pesawat Lion Air JT 610.
“Melalui cara ini (Adat batak, red) kita memberitahukan kepada sanak saudara bahwa Rudi Lumbantoruan sudah meninggal dunia,” jelasnya.
Dirinya menjelaskan Rudi adalah salah seorang dari 64 korban penumpang Lion Air JT 610 yang jatuh beberapa waktu yang lalu di Tanjung Kerawang dan hingga saat ini jenazahnya belum juga ditemukan
Melihat kondisi saat ini, lanjutnya, pihak keluarga pun memutuskan untuk melakukan acara prosesi pemakaman melalui adat batak.
“Kita mengambil air laut sama pasir pantai yang disana, untuk ritual mengenang dan kita meyakininya sesuai dari pemberitaan kita dengar bahwa jasad korban sudah hancur,” ucapnya
Pesawat Lion AIr JT 610 diketahui berangkat dari bandara Sokarno Hatta sekitar pukul 06.10 WIB hendak menuju bandara Depati Amir Pangkal Pinang pada Senin 29 Oktober yang lalu
Namun naas, beberapa Saat setelah lepas landas, Pesawat tersebut hilang kontak dan akhirnya dipastikan jatuh di perairan Kerawang , Jawa Barat.
Pesawat itu membawa 178 penumpang dewasa, 1 penumpang anak-anak dan 2 bayi dengan 2 Pilot dan 5 FA (hen)











