Sumut  

Ada Kasih Di Gubuk Reyot Pemulung Tua

MEDANHEADLINES.COM, Sibolga – Langkah kecil Ibu bayangkari itu mengalun menyusuri Gang sempit di lingkungan III, Kelurahan Aek Muara Pinang, Kota Sibolga, Sabtu (6/10). Gang yang menjadi akses menuju gubuk milik Oloan Manalu (76) dan keluarga besarnya tinggal.

Di Gang sempit itu, Emma hanya bisa berpapasan dengan orang-orang sambil melempar senyum ramah.

Sore itu, dia tak sendiri. Ada warga beserta awak media yang turut mendampingi gerakan sosialnya.

Sekitar tiga menit menyusuri Gang, Emma Ewarni Sinulingga, istri dari Colia Sembiring ini pun tiba di depan rumah milik Oloan.

Sore itu, Oloan yang mengenakan celana pendek dan sendal jepit usang terlihat bergegas keluar rumah untuk menghampiri Emma.

Ditangan Emma, terlihat ada beberapa bingkisan yang katanya buah tangan untuk keluarga Oloan.

“Hanya ini yang bisa kami berikan yah pak,” kata emma sembari memberikan beras, indomie, telor dan juga amplop.

“Silahkan masuk”,kata Oloan selepas menerima bantuan itu.

Di dalam rumah, Emma terlihat tertegun menatap isi dalam rumah Oloan. Rasa haru bercampur sedih membuat Emma menyeka air mata. Sambil menghela nafas, ia duduk di lantai rumah yang berlatar tanah itu.

“Ibu sakit apa” tanya Emma, menyapa Sitinurbaya (65), istri Oloan yang terlihat berbaring.

Di dalam rumah, sinar senja pun terlihat jelas di dalam rumah menembus atap yang sudah bocor.

“Sudah sebulan ini nggak bisa jalan. Kaki terasa sulit untuk digerakkan,” keluh istri Oloan.

Sebelum ke rumah Oloan, Pati Aro Zalukhu (60), warga Lingkungan lV, Kelurahan Hajoran Indah, Kecamatan Pandan pun telah mendapat bantuan dari Emma.

“Berdoa yah pak, bu”kata Emma menyemangati Oloan dan Sitinurbaya.

Emma adalah Caleg DPRD Tapteng dari Partai Nasdem. Walaupun berbeda daerah dengan Oloan, bagi Emma tidaklah menjadi penghalang untuk berbuat kebaikan.

Menurut Emma, ketika keikhlasan sudah lahir dari hati, maka perbedaan suku, agama dan ras bukanlah penghalang untuk bisa memberi kepada orang yang tidak mampu.

“Ketika kita ada, kita pantas untuk memberi,”ujarnya.

“Jangan pernah hitung dengan kalkulator akan kerugianmu saat berbagi,”lanjut Emma.

Menyisihkan sebahagian dari harta yang dimiliki, bukan berarti membuat seseorang menjadi sengsara.

“Ketika kita tahu bersyukur, maka kita akan meraih kebahagiaan jika kita percaya,”pungkas Emma. (hen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.