MEDANHEADLINES.COM – Gran Fondo New York (GFNY) Asia Championship akan digelar di Pulau Samosir, Sumatera Utara pada 2 September mendatang.
Organizer GFNY Indonesia Tene Permatasari mengungkapkan, Samosir dipilih menjadi tempat kompetisi karena kondisi bentang alamnya. Para pebalap roadbike akan dimanjakan dengan pemandangan yang apik di negeri kpingan surga itu.
“Kelebihan Samosir ini iklimnya juga bagus, dingin. Jalanannya juga sudah bagus. Sangat pas digunakan untuk GFNY,” kata Tene saat konferensi Pers di Kota Medan beberapa waktu yang lalu
Saat ini,Dikatakan Tene sudah ada sekitar 800 peserta yang mendaftarkan diri. Mereka menarget 1000 peserta yang ikut dalam event International itu.
“Kita masih menunggu peserta lainnya mendaftar,” katanya
Jauh sebelumnya, Sebanyak 41 pegowes dari berbagai negara melakukan uji rute yang akan digunakan pada gelaran Gran Fondo New York (GFNY) Asia Champhionship 2018.
Para pegowes mulai mengayuh sepeda jenis road bike dari kawasan Tuktuk Siadong, Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir, Sabtu (29/4). Meski hanya berjumlah sedikit, pegowes yang datang dari luar negeri dan berbagai daerah di Indonesia itu tampak semangat.
Sepanjang perjalanan mereka disuguhkan pemandangan Danau Toba. Rute yang dilintasi punya tingkat kesulitan yang cukup lumayan. Di awal-awal, para pegowes dihadapkan dengan jalanan datar dan menikung. Namun, saat tiba di kawasan Aek Rangat, Pangururan jalanan menanjak. Kemiringan tanjakannya pun beragam. Mulai dari yang biasa hingga yang membuat nafas ngos-ngosan ada di lintasan itu.
Pemkab Samosir juga tampak serius mempersiapkan infrastruktur pendukung GFNY. Rute yang akan dilintasi sudah diperbaiki sejak lama. Saat ini pengerjaan jalan yang akan dilintasi sidah rampung 90 persen.
“Tinggal sedikit lagi. Tai sejauh ini sudah mulus semua. Kita pastinya mendukung. Karena ini berkaitan dengan kemajuan pariwisata Danau Toba juga,” kata Bupati Samosir Rapidin Simbolon.
Selain itu, pihaknya juga sudah menyiapkan pengamanan. Ada ratusan personel TNI, Polri dan unsur Pemerintahan Kabupaten yang akan menjaga kondusifitas selama GFNY.
“Karena ini event Internasional, makanya kita harus punya persiaan berstandar Internasional juga. Mulai dari penjagaan higga hotel yang akan ditempati para atlet,” ujarnya.
GFNY juga mendapat dukungan dari Badan Otorita Pelaksana Danau Toba (BPODT). Direktur Utama BPODT Arie Prasetyo begitu mengapresiasi GFNY yang memilih Samosir menjadi salah satu tuan rumah di Indonesia.
“Samosir sangat berpotensi untuk mencuri perhatian pecinta road bike karena destinasinya yang cantik, dikelilingi oleh Danau Toba, perbukitan hijau dan sawah membentang. Sisi hobi olahraga dan travelingnya terpenuhi.” tandasnya.












