Medan  

Cuaca Tak Menentu, BMKG : Gangguan Cuaca di Samudera Hindia

MEDANHEADLINES.COM, Medan – Beberapa hari terakhir kota Medan tengah mengalami Perubahan cuaca yang tak menentu yaitu panas terik di siang hari sementara angin kencang dan hujan lebat pada malam harinya

Kepala Bidang Informasi dan Data BMKG Wilayah I Medan, Syahnan mengatakan, fenomena cuaca yang berubah saat ini disebabkan adanya gangguan di Laut Cina Selatan dan Samudera Hindia sehingga menyebabkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat kerap terjadi di malam hari.

Selain itu , Syahnan Mengungkapkan, Hal ini juga terjadi karena adanya belokan angin dan dua massa udara tepat di wilayah Sumut.

” Hampir seluruh wilayah Sumut yang merasakan,” kata Syahnan, Kamis (19/7).

Akibat adanya gangguan tersebut membuat pola cuaca di Sumatera Utara menjadi berubah. Oleh karenanya, BMKG mengimbau kepada masyarakat agar selalu mewaspadai perubahan cuaca tersebut.

“Pengaruhnya akibat fenomena ini tentu merasa gerah dan panas, oleh karena itu kita mewaspadai peningkatan suhu udara ini dan sebaran asap akibat kebakaran hutan dan lahan. Selain itu perlu juga diwaspadai angin kencang yang sifatnya lokal harus diwaspadai juga. Kita harapkan juga masyarakat harus mengikuti arahan dari BMKG,” jelas Syahnan.

Syahnan juga menjelaskan , untuk suhu di siang hari masih di batas normal dengan suhu 36 derajat celsius. “Ini masih normal. Karena kalau sudah ekstrem itu di atas 37 derajat celsius, sementara yang maksimum itu hanya 36 derajat celsius,” ungkapnya.
Menurutnya, faktor lain adalah dikarenakan angin bersifat divergen, artinya angin menyebar. Selain itu tidak ada kumpulan- kumpulan awan yang menyebabkan terjadinya panas.
“Kemudian disatu titik dia bisa berkumpul dan bisa menyebabkan hujan di malam hari, karena kondisi kita seperti ini,” Jelasnya (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.