MEDANHEADLINES.COM – Dalam rangka merayakan Ulang Tahun (Milad) ke 103 tahun Istana Maimoon yang akan digelar pada 24-26 Agustus Mendatang, berbagai persiapan tengah terus dikerjakan pihak panita
Yayasan Sultan Ma’moen Al Rasyid (YASMAR) bersama Asosiasi Perusahaan Penyelenggara dan Pelaksana Acara (APPARA) Indonesia pun sudah menyiapkan rangkaian acara yang akan menjadi pemicu datangnya wisatawan lokal dan mancanegara.
Nantinya, di Milad 103 tahun itu juga direncanakan untuk memecahkan dua rekor MURI sekaligus. Pertama adalah kirab budaya rumpun Melayu dan Gunung Durian tertinggi.
Untuk Kirab Budaya, panitia sudah mengundang utusan dari negara-negara tetangga yang masih punya ikatan garis rumpun Melayu. Masing masing perwakilan akan menunjukkan pakaian adat dari daerahnya. Totalnya, pakaian adat yang direncanakan ikut dalam kirab adalah 300.
“Jadi kita akan mengambil nilai budayanya. Sekaligus pembelajaran dan menarik wisatawan juga,” kata Ketua Umum APPARA Hendra Kaban
Sementara itu, Ketua YASMAR Tengku Reizan lvansyah mengatakan, mereka tengah mempersiapkan pemecahan rekor gunung durian tertinggi.
Nantinya durian akan dibentuk menyerupai gunung. Kemudian diukur ketinggiannya. Rencananya gunung durian itu akan mencapai tinggi 20 meter.
“Memang kita rencanakan 20 m. Tapi kita akan analisis seperti apa resikonua. Kita kerjasama dengan supplier durian. Termasuk dengan Ucok Durian,” kata Reizan.
Panitia juga sudah bekerjasama dengan beberapa penyedia jasa pariwisata. Nantinya, para wisatawan yang memakai jasa mereka akan mengajak tamunya untuk hadir dalam acara Milad.
Panitia juga sedang menunggu konfirmasi dari istana negara soal kedatangan Presiden Joko Widodo.
“Kita bereharap Milad ini jadi triger atau pemicu pariwisata di Sumut,” Pungkasnya. (red)












