Medan  

Jelang Natal dan Tahun Baru, Pengrajin Terompet mulai kebanjiran Pesanan

MEDANHEADLINES,,Medan – Menjelang perayaan Natal dan tahun baru para pengrajin terompet di Jalan Pelajar Ujung, Kelurahan Binjai, Kecamatan Medan Denai mulai kebanjiran pesanan.

Salah seorang pengrajin terompet ,rusli mengungkapkan, pesanan sudah mulai mengalir sejak bulan oktobe lalu.

“Kalau untuk tahun ini sejak bulan oktober udah masuk pesanan. Sampai sekarang baru 30 persens pesanan yang masuk dibanding tahun lalu,” kata Rusli,

Di rumahnya yang semi permanen itu, Rusli bersama istri dan anaknya mengerjakan ribuan pesanan terompet. Jenisnya pun beragam. Mulai dari jenis biasa, bentuk naga, bergambar tokoh kartun, hingga bentuk sepeda dan becak.  Ia mengaku, Pesanan terompetnya datang dari berbagai kalangan. Mulai dari pengecer hingga perusahaan. Harga jual terompetnya bervariasi mulai dari harga Rp. 3500 hingga Rp 100 ribu. Namun Rusli tak berani menaikkan harga lantaran harus bersaing dengan terompet plastik buatan pabrik.

“Kalau harga tetap. Enggak berani saya naikkan harga, karena sekarang harus bersaing sama terompet plastik buatan pabrik,” kata pria yang kerap disapa Wak Uli itu.

Terompet milik Rusli juga kerap mendapat pesanan dari luar kota dan Provinsi. Mulai pedagang dari Aceh, Tapanuli, Kota Pinang dan Riau datang ketempatnya untuk memesan terompet.

“Kalau sekarang kita sudah produksi 3000 buah. Yang banyak mesan biasanya ada dari luar kota dan perusahaan,” pungkasnya.

Terompet biasa digunakan masyarakat untuk menambah kemeriahan perayaan Natal dan tahun baru. Namun Omset pengrajin terompet buatan tangan mulai menurun sejak masuknya  terompet buatan pabrik. (Pra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.