Sebanyak 43 % Pekerja Indonesia Masih Berpendidikan SD

MEDANHEADLINES.COM – Dari data Badan Pusat Statistik (BPS), tahun 2017 menyebutkan mayoritas pekerja di Indonesia masih berpendidikan Sekolah Dasar (SD).
Menyikapi hal ini, Koordinator Konsorsium Masyarakat Sipil untuk Ketenagakerjaan Indonesia Abdul Waidl mengatakan, tingginya angka pekerja berpendidikan rendah itu salah satunya dipengaruhi faktor ekonomi serta lingkungan
“Iya angkanya mengejutkan. Tahun 2017 mencapai 42,13 persen atau sebanyak 50,98 juta orang (berpendidikan SD). Fantastis, hal inilah yang harus direnungkan pemerintah,” tegas Abdul
Sementara untuk jenjang pendidikan lain yang diserap untuk bekerja seperti SMP itu sebanyak 21,72 juta orang, SMA 21,13 juta orang, dan SMK 12,59 juta orang. Abdul menilai banyak siswa yang belum menuntaskan pendidikannya, tetapi sudah bekerja atau bahkan terpaksa bekerja.
“Untuk yang berpendidikan tinggi seperti lulusan akademi atau diploma terserap di dunia pekerjaan sebanyak 3,28 juta orang dan yang lulus di perguruan tinggi 11,32 juta orang,” ujar Abdul.
Berbeda lagi dengan angka pengangguran, Abdul menyebut, angkatan kerja di Indonesia tahun lalu didominasi lulusan yang memiliki kompetensi rendah, yakni jenjang pendidikan tidak sekolah, SD, dan SMP.
“Tingkat pengangguran di antara lulusan yang seharusnya memiliki kompetensi tinggi pun masih cukup tinggi sebanyak 33,6 persen dan mayoritas di tingkat SMK, kedua SMA, ketiga diploma atau akademi, terakhir yang lulus di perguruan tinggi,” pungkasnya.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.