Meski diguyur Hujan, Pembukaan Gemes 2017 berlangsung Meriah

MEDANHEADLINES.COM,Medan – Pembukaan Gelar Melayu Serumpun (Gemes) 2017 tetap berlangsung  meriah, meskipun  sempat diguyur hujan deras sejak petang hingga malam hari

Lebih dari  seribu warga menyaksikan pembukaan pagelaran yang diikuti duta kesenian dari sejumlah negara jiran seperti Malaysia, Brunei Darusalam serta Singapura, tak ketinggalan tim kesenian dari sejumlah povinsi di Pulau Sumatera maupun kabupaten/kota di SumateraUtara.

Pembukaan Gemes yang dihadiri Gubsu Ir H T Erry Nuradi MSi,   Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi, Wakil Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi, Wakil Wali Kota Tanjung Balai Drs H Ismail,  unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kota Medan, Sekda Kota Medan Ir H Syaiful Bahri n Songket Medan dan tarian kolosal.

Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin MSi berharap,  pagelaran ini dapat menjadi salah satu icon pariwisata di Kota Medan yang dapat menarik wisatawan lokal maupun mancanegara.     Selain itu Wali Kota  berharap agar event ini selain untuk melestarikan seni dan budaya Melayu, juga dapat mengedukasi masyarakat Kota Medan,  khususnya generasi muda dalam memahami rumpun Melayu.

“Kita tidak hanya bersuku bangsa Melayu saja namun kita semua adalah rumpun Melayu. Yang lebih penting lagi,  pertunjukan yang berlangsung selama tiga hari ini dapat menghibur masyarakat serta semakin merekatkan tali silaturahmi diantara kita semua, ” kata Wali Kota.

Kegiatan yang dilangsungkan di lapangan Merdeka Medan ini bertambah menarik karena adanya tambahan duta kesenian yang mengikuti event ini dibanding tahun sebelumnya. Tdak hanya berasal dari  kabupaten dan kota di Sumatera Utara, Kabupaten Aceh Tenggara serta Pekan Baru, tetapi juga meliputi Riau,  Kepulauan Riau, Kalimantan dan Sumatera Barat. Termasuk  dari negeri jiran seperti Malaysia, Brunei Darusalam dan Singapura.

Di samping itu  kehadiran  panggung  yang telah didesain tak ubahnya seperti  sebuah kapal layar yang tengah berlayar mengarungi samudera  luas dan ditempatkan di tengah Lapangan Merdeka, membuat para pengunjung  semakin  betah menyaksikan seluruh rangkaian acara yang disajikan hinggga menje.lang tengah malam tersebut.

Sementara itu menurut  Gubsu Ir H T Erry Nuradi, pegelaran Melayu Serumpun ini merupakan upaya mendatangkan wisatawan tidak hanya nusantara tetapi juga mancanegara.  Gubsu menilai, Gemes 2017 dapat menjadi kekuatan dalam upaya mempromosikan Kota Medan sebagai destinasi wisata budaya di Indonesia.

“Gemas 2017 merupakan bukti  Pemko Medan  yang sangat peduli dengan pelestarian dan pengembangan kebudayaan yang ditanamkan kepada generasi muda agar lebih mencintainyal agi, khususnya budaya Melayu,”   ungkap Gubsu. (rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.