MEDANHEADLINES.COM, Medan – Kapolda Sumatera Utara Inspektur Jenderal Paulus Waterpauw angka kecelakaan di tahun 2016 mengalami penurunan dibanding tahun 2015.
Paulus bilang, angka kecelakaan turun 16 persen atau 518 kejadian. Tahun 2015 angka kecelakaan mencapai 3.141 kejadian. Sedangkan tahun 2015 turun menjadi 2.623 kejadian.
“Jumlah korban meninggal dunia tahun 2016 berjumlah 649 orang, mengalami penuruan sejumlah 129 orang atau minus 17 persen dibandingkan periode sebelumnya di tahun 2015 sejumlah 778 orang. Jumlah pelanggaran lalu lintas tahun 2016 berjumlah 356.101 pelanggaran dengan jumlah tilang sebanyak 228.989 lembar, teguran 127.112 lembar,” kata Paulus usai Apel Gelar Pasukan Ops Zebra Toba 2017, Rabu (01/11/2017).
Paulus mengatakan, angka kecelakaan bisa semakin turun jika semua pemangku kebijakan salin bekerjasama untuk mewujudkan tertib berlalu lintas.
“Oleh sebab itu diperlukan koordinasi bersama antar instansi pemerintah yang bertanggung jawab dalam membina dan memelihara kamseltibcarlantas,” tuturnya.
Operasi Zebra 2017 difokuskan pada kendaraan bermotor yang melanggar peraturan lalu lintas. Khususnya yang melawan arus, melintas di bahu jalan, menggunakan rotator atau lampu blitz atau Strobo serta plat nomor yang tidak sesuai spektek. (pra)












