Medan  

Siapkan Dana Rp 900 Milyar, Akhyar : Bukti keseriusan Pemko benahi Infrastruktur

MEDANHEADLINES.COM, Medan –  Wakil Walikota Medan Akhyar Nasution mengatakan Pemko Medan tengah serius Melakukan perbaikan infrastruktur terutama jalan dan Drainase di Kota Medan.

Bukti keseriusan itu antara lain adalah dengan Besarnya anggaran yang dialokasikan ke pada Dinas Pekerjaan Umum (PU) yang mencapai Rp 900 Milyar lebih dari total Anggaran APBD 2107 yeng bernilai  Rp 5,5 triliun.

“Dari penganggaran yang relatif besar ini, dapat  dibuktikan bahwa pada tahun ini Walikota Medan mempunyai kebijakan melakukan pembenahan infrastruktur jalan dan drainase di kota ini,” ucap Wakil Walikota Medan, Ir. H. Akhyar Nasution, MSi dalam Focus Group Discussion (FGD) yang digelar Ikatan Alumni Teknik Sipil (Ikatsi) Fakultas Teknik USU.

Akhyar menyatakan, saat ini masyarakat dapat melihat pembenahan jalan dan drainase tengah gencar dilakukan Pemko Medan. Tentunya, akibat pekerjaan ini ada sedikit ketidaknyaman warga yang melintas, karena itu Akhyar mengharapkan pengertian masyarakat

Akhyar juga mengemukakan, pada tahun ini Pemko Medan juga telah membentuk Petugas Penanganan Sarana dan Prasarana Umum (PPSPU) di seluruh kecamatan yang ada di Medan. Personil PPSPU ini terdari masing 5 dari setiap kelurahan dan 10 dari kecamatan bersangkutan.

“PPSPU ini menerima berbagai keluhan soal jalan dan drainase.  Tim yang ada di setiap kecamatan ini diharapkan dapat menjadi unit merawat infrastruktur yang telah dibangun,” ucap Akhyar.

Selain itu, Wakil Walikota juga mengungkapkan soal banjir Rob yang melanda Medan bagian Utara. Dia menyebutkan, jika dulu banjir Rob itu hanya sampai kepada kecamatan Medan Belawan, kini sudah meluas hingga Medan Labuhan dan Medan Marelan.

Dipaparkannya, banjir ini akibat kenaikan permukaan air laut akibat pasang, banjir Sungai Deli dan Sungai Belawan, tata ruang di kota yang tidak terkendali, serta daya dukung tanah yang rendah. Salah satu antisipasi yang dapat dilakukan untuk mengatasinya adalah dengan membuat tanggul dan pintu.

“Namun ada juga yang perlu dipertimbangkan. Ini merupakan saran dari pakar tata kota kita, Budi Sinulingga. Beliau menawarkan solusi selain tanggul atau pintu air, yakni menaikkan rumah yang terkena banjir.  Menurutnya, ini dapat dilakukan, apalagi rumah-rumah yang di pinggiran laut itu banyak yang semi permanen. Mungkin saran dari Budi Sinulingga ini dapat diteliti lebih jauh lagi,” ungkap Akhyar.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.