Medan  

Pasar Modern Marelan akan segera dioperasikan desember mendatang

MEDANHEADLINES.COM,Medan –  Pasar Modern Marelan yang berlokasi di Jalan Marelan Raya Pasar V,  Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan akan segera di operasikan mulai Desember Mendatang

Wakil Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi mengatakan, dengan akan dioperasionalkannya pasar yang mampu menampung 500 pedagang ini maka organisasi perangkat daerah (OPD) terkai harus secepatnya melakukan persiapan-persiapan untuk mendukung pengoperasian pasar tersebut

“Untuk itu saya memberik waktu sebulan kepada seluruh OPD terkait segera melakukan persiapan jelang pengoperasian Pasar Modern Marelan. Kita harapkan, awal Desember ini, pasar tersebut sudah dioperasikan,” kata Wakil Wali Kota. Saat memimpin rapat pembahasan pengoperasian Pasar Modern Marelan dan Penempatan Pedagang di Ruang Rapat I Kantor Wali Kota Medan, Jumat (27/10/2017).

Wakil Wali Kota juga mengungkapkan pembangunan fisik Pasar Modern Marelan sebenarnya telah  lama selesai namun sampai saat ini belum dioperasikan.  Padahal  bangunan pasar yang berlantai dua ini cukup lengkap dengan fasilitas kios, 16 kamar mandi, mushola dan 4 rumah toko (ruko) di bagian depan, genset serta tabung air.

“ Kalau terlalu lama tidak dioperasikan, kondisi pasar akan rusak. buktinya atap mulain berbocoran dan lantai keramik berpecahan,” jelasnya

Oleh karenanya sebelum dioperasikan, Wakil walikota meminta kepada Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Penataan Ruang Kota Medan untuk melakukan renovasi.terlebih dahulu.

Kemudian Wakil Wali Kota mengistruksikan kepada PD Pasar Kota Medan untuk melakukan pendataan terhadap pedagang.  Hal itu penting dilakukan untuk mencegah timbulnya masalah baru. Artinya, pihak PD Pasar harus memprioritaskan pedagang lama yang akan menempati pasar modern tersebut.

“Saya ingatkan jangan coba bermain-main dalam penempatan pedagang. Utamakan pedagang lama yang telah didata bersama dengan Camat Medan Marelan beberapa waktu lalu. Jangan tiba-tiba ada masuk pedagang baru sehingga timbul masalah baru. Yang lebih penting lagi jangan sampai timbul  second market untuk mendapatkan kios yang akan memicu terjadinya keributan,” tegasnya.(rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.