Medan  

Tim FKG USU Adakan Penyuluhan Mengenai Fungsi dan Susunan Gigi serta Pemeriksaan pada Mahasiswa Baru Ma’had Abu Ubaidah Ibn Al Jarrah

Tim FKG USU Adakan Penyuluhan Mengenai Fungsi dan Susunan Gigi serta Pemeriksaan pada Mahasiswa Baru Ma’had Abu Ubaidah Ibn Al Jarrah

MEDANHEADLINES.COM, Medan – Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Sumatera Utara (LPPM USU) mengadakan program pengabdian kepada mahasiswa/I Ma’had Abu Ubaidah yang dilaksanakan pada Pusat Kemanusiaan AMCF Jl Beo No 39 Medan. Kamis (31/08/2023).

Tim pengabdian  ini terdiri dari  drg. Mutia Amalia Nst., M.Biomed., Sp.Ort (K) sebagai ketua, Dr. drg. Olivia Avriyanti.,Sp.BM (K), Dr. drg. Pitu Wulandari, Sp.Perio (K), dan drg. Mimi Marina Lubis, Sp.Ort (K) sebagai anggota. Pengabdian kepada Masyarakat ini juga melibatkan 30 orang mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi USU.

Drg. Mutia Amalia Nst., M.Biomed., Sp.Ort (K) sebagai ketua Pengabdian Kepada Masyarakat mengatakan, “Saya dan tim dosen pengabdian tertarik untuk melakukan sosialisasi mengenai fungsi dan susunan gigi yang benar sebagai usaha untuk meningkatkan kualitas hidup sehingga para adik mahasiswa dapat meningatkan pengetahuan mereka untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut serta segera merawat giginya apabila terdapat kelainan susunan gigi agar tidak semakin parah yang dapat berakibat pada berkurangnya rasa percaya diri dalam bersosial.”

Dalam penyuluhan ini drg. Mutia mengatakan bahwa untuk memperoleh penampilan yang baik harus memiliki kesehatan tubuh secara keseluruhan yang baik. Hal ini dapat diperoleh salah satunya adalah dengan memiliki susunan dan fungsi gigi yang baik.

Oleh karena itu adalah sangat penting untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut. Rongga mulut merupakan tempat masuknya makanan dan minuman yang kita konsusmsi sehari – hari.

Apabila seseorang memiliki susunan gigi atau rahang yang tidak baik (biasa disebut dengan maloklusi) akan menyebabkan beberapa masalah, diantaranya kesulitan dalam pembersihan rongga mulut, kesulitan dalam pengunyahan, kesulitan dalam fungsi berbicara dan memngurangi estettis wajah yang akhirnya menimbulkan berbagai masalah psikososial.

Pada kesempatan ini juga ditampilkan beberapa contoh kasus maloklusi. Sebagai fungsi pengunyahan, susunan gigi dan rahang yang baik sangat diperlukan, karena bila susunan gigi dan rahang yang tidak sesuai akan menimbulkan kesulitan dalam proses pengunyahan. Hal ini akan berdampak pada tidak sempurnanya proses pencernaan dan dapat mengakibtakan individu tersebut dapat mengalami kekurangan nutrisi atau mengalami sakit lambung.

Susunan gigi dan rahang yang tidak baik juga dapat menyebabkan kesulitan dalam pengucapan beberapa huruf diantaranya  gangguan pengucapan huruf “F”,”V”,”S”,”Z”,”T”,”K”. Mahasiswa/I  Ma’had Abu Ubaidah kelak akan menjadi seorang pengajar yang akan mengharuskan mereka banyak berinteraksi dan menyampaikan edukasi kepada masyarakat, oleh karena itu sangat dibutuhkan pengucapan huru-huruf yang tepat dan jelas.

Pengucapan Bahasa Arab dan membaca Al Qur’an juga diharuskan mengeluarkan huruf dengan tepat dan fasih agar terjemahannya juga benar.

Selain itu, maloklusi juga dapat menimbulkan estetis wajah yang kurang baik sehingga dapat mempengaruhi penampilan fisik seseorang. Beberapa penelitian mengenai psikologi mengatakan hubungan penampilan dan masalah psikis sangatlah erat.

Dapat dikatakan bahwa penampilan wajah yang kurang baik dapat mengakibatkan seseorang mengalami masalah psikis yang mungkin dapat menyebabkan seseorang menjadi antisosial, kurang percaya diri, kesulitan mendapatkan pekrjaan bahkan menjadi sangat pemurung.

Setelah penyuluhan, tim Pengabdian kepada Masyarakat yang terdiri dari Satf Pengajar FKG USU dan mahasiswa juga melakukan pemeriksaan rongga mulut kepada mahasiswa/i baru Ma’had Abu Ubaidah.

Tujuan pemeriksaan ini adalah untuk mendaptkan data awal sehingga apabila mahasiswa/i Ma’had memerlukan tindakan, dapat dilakukan perawatan selanjutnya di RSGM USU.

Direktur Ma’had Abu Ubaidah Ibn Al Jarrah, H. Fajar  Hasan Mursyid LC, MA, mengatakan bahwa Ma’had Abu Ubaidah Ibn Al Jarrah kedatangan 180 mahasiswa/i baru pada tahun ajaran 2023/2024.

Di mana itu merupakan jumlah keseluruhan dari program Pendidikan Bahasa Arab dan Studi Islam. Dilain kesempatan direktur Ma’had Abu Ubaidah Ibn Al Jarrah, H. Fajar  Hasan Mursyid LC, MA juga mengatakan menjaga kesehatan gigi dan mulut sangat penting terlebih bagi para Da’I lulusan Ma’had Abu Ubaidah

“Kalau pengucapannya salah dan keliru, maka akan keliru pula maknanya. Jadi sangat penting kesehatan gigi dan mulut itu. Makanya kita, setiap penerimaan mahasiswa harus diperiksa secaraumum fisiknya, gigi dan mulut secara khususnya.” Pungkasnya.

Diketahui dalam kegiatan tersebut, mahasiswa Mahad Abu Ubaidah Ibn Al Jarrah menyambut baik sosialisasi yang telah disampaikan oleh tim FKG USU dilihat dari antusias mereka menjawab pertanyaan kuis yang diberikan dan bebrapa senior yang juga ingin diperiksa untuk mengetahui keadaan kesehatan rongga mulutnya.

Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat baik kepada mahasiswa/i Ma’had dan juga kepada mahasiswa/i FKG USU khususnya dan masyarakat umumnya dengan  menambah wawasan baru dan semoga dapat diterapkan agar tercipta keadaan gigi dan mulut yang sehat.

Acara sosialisasi ditutup secara resmi dengan memberikan beberapa bingkisan serta plakat dan diakhiri dengan foto bersama. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.