MEDANHEADLINES.COM, Medan – Keluarga korban penganiayaan yang terjadi di Kecamatan Medan Tuntungan pada awal Januari lalu kecewa. Sebab, Polsek Medan Tuntungan belum menangkap semua pelaku yang menganiaya Junius Purba.
Kekecewaan itu disampaikan ibu Junius Purba, Marta Simanjorang. Marta mengatakan bahwa pelaku yang menganiaya putranya berjumlah tujuh orang. Namun, setelah dilaporkan ke Polsek Medan Tuntungan hanya tiga yang ditangkap. Sedangkan sisanya masih berkeliaran sampai saat ini.
“Pelaku yang sudah ditangkap atas nama Sandiboi, Jeki dan Pio. Sementara empat lagi belum, padahal mereka ada di sekitar rumahnya,” ucap Marta memulai cerita kepada wartawan, Jumat (23/6/2023).
Terkait masalah itu, Marta mengaku sudah berulang kali mendatangi penyidik Polsek Medan Tuntungan untuk mempertanyakan kapan empat pelaku yang ikut menganiaya anaknya ditangkap. “Tapi alasan Kanit waktu itu sudah mengeluarkan DPO para pelaku. Padahal pelaku tidak ke mana-mana, di rumahnya mereka,” ucap Marta.
Marta menjelaskan, penganiayaan yang dialami Junius Purba terjadi di depan rumah mereka di Jalan Bunga Malem, Lau Cih, Medan Tuntungan pada 27 Januari 2023. Akibat kejadian itu Junius mengalami luka robek di bagian kepala. Kemudian luka memar-memar di bagian badan.
“Sangat mengerikan saat melihat para pelaku memukuli anak saya. Mereka membawa parang dan kayu balok. Kalau tidak dipeluk adiknya, mungkin sudah matilah anakku (Junius Purba) itu,” kenang Marta.
Marta berharap kasus yang dialami anaknya bisa mendapat perhatian Kapolrestabes Medan sehingga para pelaku yang masih berkeliaran bisa segera ditangkap. “Kami berharap keadilan. Selaku ibu, saya tidak terima anak yang saya besarkan dianiaya seenaknya. Sudah itu para pelaku malah tidak ditangkap dengan alasan DPO, padahal mereka tidak ke mana-mana,” pungkas Marta.
Kanit Reskrim Polsek Medan Tuntungan, Ipd Elia Karokaro yang dikonfirmasi wartawan terkait kasus yang dialami Junius Purba tidak membantah bahwa ada pelaku lain yang belum ditangkap.
“Iya, ada beberapa pelaku yang belum kita tangkap. Ada juga saksi yang diduga ikut terlibat tapi belum datang memenuhi pemeriksaan. Sudah juga saya keluarkan surat perintah untuk membawa saksi-saksi itu, tapi orangnya tidak ada di tempat,” kata Elia Karokaro.
“Makanya itu, saya sudah berkoordinasi sama ibunya Junius. Saya juga minta tolong ke mereka kalau ada lihat pelaku lainnya dan saksi-saksi yang diduga terlibat mohon diinfokan biar kita jemput,” pungkasnya. (DIV)












