MEDANHEADLINES – Hingga Minggu 1 Oktober 2017 atau 4 hari menjelang berakhirnya penyelenggaraan ibadah haji tahun ini, Sistem Komputerisasi Haji (Siskohat) mencatat sebanyak 640 orang Jamaah haji Indonesia meninggal dunia.
Dari ke 640 jamaah itu, jamaah yang wafat dari haji regular sebanyak 615 orang dan sisanya 25 orang dari jemaah haji khusus.
Sejauh ini tercatat pula jumlah keseluruhan kepulangan jemaah haji ke Tanah Air sudah mencapai 445 kloter, dengan jumlah jemaah mencapai 177.155 orang dan petugas sebanyak 2.213 orang. Total ada 179.368 orang.
Khusus dari Bandara Jeddah ada 251 kloter, dengan jumlah jemaah 100.621 orang dan jumlah petugas 1.255 orang. Total ada 101.876 orang.
Kemudian dari Bandara Madinah mencapai 194 kloter, dengan jumlah jemaah 76.534 orang, petugas 958 orang, dengan total mencapai 77.492 orang.
Sementara itu, hingga kini, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Daerah Kerja Mekah, masih terus melakukan pencarian terhadap dua orang jemaah haji Indonesia yang hingga kini belum diketahui keberadaannya.
Koordinasi dengan pihak-pihak terkait di Arab Saudi terus dijalin untuk memonitor keberadaan dua jemaah ini.
Dua jemaah tersebut adalah Atim Arta Ota (62), asal Bogor, Jawa Barat, yang hilang sejak 15 Agustus 2017, dan Hadi Sukma Adsani (73), asal Kabupaten Tulang Bawang, Lampung, dan dilaporkan hilang sejak tanggal 1 September 2017.
Kadaker Mekah, Nasrullah Jasam, berharap kedua jemaah ditemukan sebelum masa pelaksanaan ibadah haji selesai.
“Meski proses haji telah selesai, kita sudah kembali ke Tanah Air, pencarian tetap dilakukan,” katanya. (Red)












