MEDANHEADLINES.COM, Medan – Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Sumut Parlindungan purba mengapresiasi langkah Menteri perdagangan Muhammad Lutfi yang menggelar rapat kordinasi bersama Gubernur Sumut Edy Rahmayadi untuk membahas masalah kelangkaan minyak goreng di Sumatera Utara
Menurut Parlindungan, Dari hasil rapat itu diketahui bahwa stok minyak makan di Sumut saat ini masih mencukup bahkan hingga sekitar 12 hari kedepan
” Dari Paparan Pak Menteri, Stok masih cukup bahkan berlebih namun kemungkinan ada kendala di distribusi dan faktor lainnya,” Jelasnya
Dijelaskannya, Dengan mencukupinya stok minyak di sumut ini ia berharap penyaluran minyak makan ini ke daerah bisa di percepat, terutama di wilayah terluar sumatera utara
” Seperti di nias, Disana minyak makan masih langka dan mahal, padahal stok kita mencukupi, ini yang penyalurannya harus dipercepat sesuai instruksi pak menteri, ” Jelasnya
Sebelumnya , Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi memastikan bahwa stok minyak goreng di Wilayah Sumatera utara masih mencukupi hingga 12 hari kedepan
” Ada 33.080.788 liter minyak goreng ada di Sumut untuk kurang lebih 12 hari kedepan,” Jelas Menteri usai menggelar rapat koordinasi dengan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 41, Medan, Sabtu (26/2).
Dalam rakor itu, Mendag juga meminta aparat hukum untuk menindak tegas segala macam penyimpangan di lapangan.
“Saya minta tolong aparat hukum bertindak tegas terhadap penyimpangan dan tindakan yang melawan hukum, yang dilakukan oleh pelaku baik produsen maupun kepada retail, ini akan kita kerjakan,” kata Mendag.
Sementara itu, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi menyampaikan bahwa Sumut bisa memproduksi 230 ribu ton minyak goreng per tahun. Sementara kebutuhan Sumut per tahun hanya 180 ribu ton.
” Seharusnya dengan jumlah seperti itu, minyak goreng masih surplus,” Pungkasnya. (red)












