MEDANHEADLINES.COM, Medan – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kota Medan yang sudah menurun menjadi level 2 berdampak positif terhadap okupansi atau tingkat hunian kamar hotel
Ketua Badan Pengurus Daerah Perhimpunan Hotel Restoran Indonesia (PHRI) Sumut Denny S Wardhana mengatakan saat ini tingkat Okupansi meningkat diatas 50 Persen. Selain itu acara dan kegiatan seperti meeting, seminar dan lain-lain di hotel juga sudah meningkat.
“Belum normal, tapi sudah mulai ada. Dibandingkan PPKM level 4 sekarang sudah mulai ada kembali,” Ungkapnya
Disinggung soal larangan aktivitas kegiatan masyarakat pada perayaan dan liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Denny mengungkapkan belum bisa menyampaikan dampak akan dirasakan oleh pelaku usaha hotel dan restoran di Medan maupun di Sumut.
“Belum bisa berbicara dampak pada kita. Tapi imbasnya pasti ada. Langkah-langkah untuk akhir tahun ini kita mengikuti pemerintah saja. Tapi saat ini, kita menunggu juga aturan dari pemerintah,” ucapnya.
Denny juga mengungkapkan pengelolaan hotel dan restoran di Kota Medan sedang melakukan sosialisasi aplikasi PeduliLindungi bagi masyarakat atau pengunjung hotel dan restoran. (red)












