Parfum dan Celana Panjang Jeans Pria Sumbang Nilai Deflasi Sumut

MEDANHEADLINES.COM, Medan – Tahukah anda, bahwa parfum yang anda gunakan ternyata menyumbang nilai deflasi di sumatera utara. Tidak hanya itu, bagi anda kaum Adam penggemar celana panjang jeans ternyata ikut andil dalam menyumbang angka deflasi di Sumatera Utara.

Kepala Bidang Statistik Distribusi BPS Sumut, Dinar Butar-Butar mengatakan pada September 2020, tiga kota IHK di Sumatera Utara inflasi, yaitu Sibolga sebesar 0,29 persen, Pematangsiantar sebesar 0,29 persen dan Gunung Sitoli sebesar 1,00 persen. Sementara dua kota lainnya, yaitu Medan justru deflasi 0,05 persen dan Padangsidimpuan deflasi 0,12 persen.

“Dengan demikian, gabungan 5 kota IHK di Sumatera Utara pada bulan September 2020 mengalami deflasi 0,01 persen,”ungkapnya.
Komoditas utama penyumbang angka deflasi di Sumatera Utara selama bulan September 2020 di Medan, antara lain angkutan udara, cabai rawit, telur ayam ras, parfum, jeruk, kentang, dan celana panjang jeans pria.

“Ini artinya harga komoditas ini mengalami penurunan dan minat masyarakat membeli masih cukup tinggi sehingga terjadi deflasi,” jelasnya.

Deflasi ini karena adanya penurunan harga yang ditunjukkan, yaitu kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 0,03 persen, kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,09 persen, kelompok transportasi sebesar 0,30 persen, dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,55 persen.

Sedangkan beberapa komoditas yang mengalami peningkatan harga, antara lain bawang putih, minyak goreng, tomat, ikan kembung/gembung, pisang, ikan asin teri, dan emas perhiasan. (tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *