Halau Pemudik, Polda Sumut Bentuk 25 Check Point di Perbatasan Sumut

MEDANHEADLINES.COM, Medan – Polda Sumatera Utara membentuk 125 posko mudik yang tersebar di seluruh Kabupaten kota di Sumatera Utara.

Kemudian ada 25 titik check point di kawasan perbatasan yang disiagakan untuk menghalau pemudik yang akan masuk.

” Kebijakan ini diambil untuk mencegah potensi penularan semakin meningkat di Sumut,” Ungkap Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin

Martuani menjelaskan, check poin itu nantinya, petugas gabungan akan memeriksa setiap warga yang akan masuk ke Sumatera Utara. Mulai dari cek suhu tubuh hingga rapid test.

“Kami akan perintahkan kembali lagi ke tempat asalnya apabila ada masyarakat yang ingin masuk ke Sumut tetapi tidak memenuhi syarat, di antaranya tes suhu tubuh, rapid test dan lainnya,” ujar Martuani.

Pos penjagaan akan difokuskan pada perbatasan Sumut dengan provinsi lainnya. Misalnya Aceh dan Riau. Pos untuk perbatasan Aceh disiagakan di kawasan Langkat dan Pakpak Bharat. Dari arah Riau, pos penjagaan berada di Labuhanbatu Selatan.

“Tapanuli Selatan, Mandailing Natal, Padang Lawas ini adalah rute-rute tradisional yang akan masuk ke Sumut dari Sumatera Barat.” katanya.

Untuk saat ini, menurut Sormin, kurang lebih sekitar 700 kendaraan baik roda dua, roda empat dan bus sudah diperintahkan untuk kembali (putar balik) karena diantara penumpangnya ada yang tidak lolos cek poin tersebut. Dari jumlah tersebut yang paling banyak adalah kendaraan pribadi yakni sekitar 300-an.

“Ada yang tidak memiliki catatan kesehatan dan sebagainya,” katanya.

Polda Sumut juga akan menggunakan Undang-Undang (UU) Nomor 6 Tahun 2018 tentang karantina bagi masyarakat yang tetap berupaya dan melawan petugas. Ancaman UU ini adalah sanksi hukum pidana 1 tahun penjara.

“Saya mengimbau tidak perlu ini kita lakukan. Mari kita turuti dan taati instruksi Bapak Presiden untuk tidak mudik. Untuk TNI, Polri dan PNS secara tegas bahwa presiden melarang. Dan khusus untuk jajaran kepolisian, Bapak Kapolri telah memerintahkan tidak ada seorang anggota PNS Polri dan anggota Polri yang melaksanakan mudik,” pungkasnya. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *