Gubsu : Hindari Mengumpulkan Warga Saat Memberikan Bantuan, Lakukan Door to Door

MEDANHEADLINES.COM, Medan – Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi mengimbau agar semua pihak yang ingin memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak Virus corona tidak dilakukan dengan cara mengumpulkan warga hingga menciptakan kerumunan.

Menurutnya, Bantuan tersebut dapat dilakukan dengan door to door sehingga resiko penularan virus ini dapat dicegah

“Saya (masih) melihat di sana sini pemberian bantuan, berupa logsitik diberikan dengan kendaraan, mereka (rakyat) bertumpuk datang, berebut saya lihat. Terlalu kasian (melihat) orang yang berebutan, saudara saudara kita ini .

Kenapa demikian ? Kemungkinan kemungkinan terpapar corona (ada). Karena beramai ramai di situ,’’ ujar Edy kepada wartawan di Rumah Dinas Gubernur, Kamis (23/4)

Kata Edy selain beresiko memicu penyebaran corona, cara ini juga dinilai bisa tidak tepat sasaran, lantaran tidak ada data resmi dari kepala lingkungan, sehingga pembagiannya tidak merata.

“Saya berharap semua orang siapapun yang akan membantu saudara-saudara kita lebih baik di lakukan, door to door dengan data melalui kepling, melalui tokoh pemuda, melalui tokoh agama sehingga kita tahu, datangi rumah itu,” ujar Edy.

Selain dengan data yang lebih akurat kata Edy, dari pembagian door to door bisa lebih rinci diketahui daerah mana yang sudah menerima bantuan.

Sehingga jika ada bantuan lainnya, bisa diberikan kepada daerah yang belum mendapat bantuan .

“ Mungkin itu akan lebih real lebih adil, sehingga bisa dikordinasikan. (Misalnya) Desa ini kemarin sudah, masuk ke desa lain, ini akan lebih tepat sasaran ini yang saya harapkan ,” ujar Edy (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *