Pilkada Simalungun, Pengamat: Hasim Diprediksi Jadi Kuda Hitam

 

MEDANHEADLINES.COM – Jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Simalungun 2020,  sejumlah nama bakal kandidat calon bupati (cabup) mulai gencar melakukan sosialisasi ke masyarakat melalui berbagai kegiatan hingga lobi-lobi politik.

Pertarungan Pilkada Simalungun nanti diprediksi akan menjadi panggung bebas para kandidat. Selain itu pilkada Simalungun juga diprediksi bakal seru dan panas karena banyaknya sejumlah nama yang akan berlaga.

Sejumlah nama santer dikabarkan bakal bertarung di hajat demokrasi lima tahunan tersebut diantaranya, Anton Ahmad Saragih (Kakak kandung JR Saragih), Rasiholan Sinaga (Pengusaha), Amran Sinaga (Wakil Bupati Simalungun), Wagner Damanik (Tokoh Nasional), Muhajidin Nur Hasim (Pengusaha dan Tokoh Anak Muda), Gideon Purba (Sekda Simalungun), Tumbur Napitupulu (Keluarga Adian Napitupulu).

Jika melihat ketokohan para kandidat, sangat tidak diragukan lagi dan sudah tentu mereka merupakan tokoh berpengaruh di Kabupaten Simalungun. Selain persaingan figur ketokohan, mereka akan dihadapkan dengan perang gagasan visi dan misi untuk kemajuan Simalungun ke depan.

Yang menarik perhatian publik akhir-akhir ini, adalah nama Muhajidin Nur Hasim yang terus melejit di bursa nama kandidat Cabup Simalungun. Kendati pria yang akran di sapa Bang Hasim tersebut bukan berlatar belakang petahana atau ketua partai politik. Namun, berbagai kalangan menilai Hasim diprediksi menjadi kuda hitam di pertarungan pilkada nanti.

Melihat konfigurasi politik Simalungun hingga saat ini, pengamat politik Muhammad Irham Siregar menilai, bahwa figur Hasim nampak optimis dengan semangat mudanya untuk maju di Pilkada. Hal ini menurut Irham, tentu akan membawa daya tarik sendiri di kalangan masyarakat khususnya pemilih muda.

Selain itu, Irham pun menjelaskan, saat ini di sejumlah daerah kandidat calon bupati atau walikota dari kalangan milineal sudah menjadi rebutan para petinggi parpol untuk diusung atau bahkan ditarik sebagai basis dukungan milenial.

“Saya menilai dari sekian nama kandidat, figur Hasim sangat berpeluang dan bisa menjadi kuda hitam di Pilkada Simalungun nanti,” kata Irham saat ditemui awak media di kawasan Siantar, Simalungun Rabu (15/04).

Dengan beragam inovasi dan gagasan cerdas kaum milenial, Irham meyakini kepemimpinan tokoh muda akan mampu membangun sebuah daerah dengan sejumlah terobosan-terobosan.

“Karena tidak sedikit daerah dengan kepemimpinan tokoh muda hasilnya mampu mengubah peradaban bahkan kemajuan suatu daerah,” tegasnya.

Saat disinggung bahwa Hasim mendapat dukungan dari Wakil Gubernur Sumatera Utara Musa Rajekshah, Irham mengatakan, dalam politik hal tersebut sudah biasa. Dukungan elit-elit tertentu bisa jadi karena masih ada sisi kekeluargaan atau persahabatan. Karena tidak sedikit para kandidat punya kekuatan figur orang kuat dibelakangnya.

“Melihat figur Hasim dengan banyak dukungan milenial saja sudah berpeluang di Pilkada nanti, apalagi jika ada dukungan dari Wakil Gubernur. Ini juga harus menjadi kewaspadaan para kandidat lain, karena pergerakan Hasim bisa berpotensi menghadang pergerakan lawan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *