Update Covid-19 Di Sumut : Positif 58, 127 PDP Dirawat

MEDANHEADLINES.COM, Medan – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumut kembali mengupdate data terkait penyebaran virus Covid-19 Di Wilayah Sumut

Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Sumatera Utara dr Aris Yudhariansyah mengatakan Pasien yang positif terpapar COVID-19 di Sumatera Utara bertambah 1 orang. Jumlahnya kini sebanyak 57 orang menurut data, Senin (6/4).

Dari jumlah orang yang positif, 37 orang berdasarkan hasil laboratorium dengan metode reaksi berantai polimerase atau lebih umum dikenal sebagai PCR (polymerase chain reaction). Kemudian 20 orang berdasarkan hasil rapid test. Dari data itu, 5 orang dinyatakan meninggal dunia.

“Pasien sembuh tetap satu orang,” ujarnya pada konferensi pers.

Aris juga melaporkan, jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang masih dirawat berjumlah 127 orang. Naik 7,8 persen dari hari sebelumnya sebanyak 122 orang.

Penurunan terjadi pada jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) dengan total 3.615 persen. Turun 0,6 persen dari hari sebelumnya sebanyak 3.638 orang.

Sayangnya data PDP yang meninggal tetap tidak diungkap oleh gugus tugas. Mereka beralasan masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium Kementerian Kesehatan di pusat.

Aris juga mengingatkan soal masa pancaroba yang berpotensi memunculkan penyakit demam berdarah (DBD). Warga diminta untuk membersihkan seluruh sarang nyamuk. “Dengan munculnya DBD akan memperburuk angka kesakitan dan kematian yang terjadi, manakala bercampur dengan COVID-19,” tukasnya.

Dia juga meminta agar masyarakat menggunakan masker berbahan kain jika bepergian. Sesuai anjuran WHO. Sedangkan masker bedah digunakan untuk tenaga medis. Mengingat, penularan dari Orang Tanpa Gejala (OTG) menjadi ancaman baru di tengah pandemi.

“Dari gambaran di atas bahwa di luar masih banyak penularan. Masih ada sebagian dari kita yang belum menyadari bahwa kita rentan tertular. Masih ada yang belum pakai masker saat keluar rumah, belum mencuci tangan dengan sabun,” ungkapnya. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *