Liverpool Ditekuk Atletico Madrid 0-1 di Estadio Wanda Metropolitano

Momen gelandang serang Atletico Madrid, Saul Niguez (tengah) mencetak gol ke gawang Liverpool, sementara bek Liverpool Virgil van Dijk (kanan) hanya bisa melihatnya pada laga Liga Champions 2019/2020 di Estadio Wanda Metropolitano, Madrid, Rabu (19/12/2020) dini hari WIB. [JAVIER SORIANO / AFP]

MEDANHEADLINES.COM– Keperkasaan Liverpool yang mereka tunjukkan di Liga Inggris terjadi tidak terjadi di Liga Champions. Liverpool kalah saat bertandang ke kandang Atletico Madrid dan menyerah 0-1.

Setelah kalah di Community Shield, Piala Liga Inggris, dan sekali di fase grup Liga Champions, terkini Liverpool menyerah dari tuan rumah Atletico Madrid pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions 2019/2020.

Dalam laga ketat serta minim peluang di Estadio Wanda Metropolitano, Madrid, Rabu (19/2/2020) dini hari WIB, Atletico menang tipis 1-0 berkat gol cepat Saul Niguez pada menit keempat.

Laga praktis memang berjalan agak membosankan. Liverpool sama sekali tak mencatatkan percobaan tembakan ke gawang lawan sepanjang pertandingan, sementara Atletico hanya punya sepasang shots on target.

Meski Liverpool benar-benar mendominasi ball possession, yakni mencapai 73 persen, namun anak-anak asuhan Jurgen Klopp memang minim kreativitas kali ini.

Sementara itu, sebuah gol cepat dan organisasi pertahanan super rapat, bahkan bisa dibilang parkir bus, menjadi kendaraan efisien yang mengantarkan Atletico memenangi laga leg pertama ini.

Jalannya Pertandingan

Ketidaksiapan Liverpool mengantisipasi situasi sepak pojok saat laga belum genap berlangsung empat menit sukses dimanfaatkan oleh tuan rumah untuk mencuri keunggulan lewat sontekan dingin Saul Niguez di hadapan muka kiper Alisson Becker, demikian catatan laman resmi UEFA.

Gol itu tak ubahnya jadi gong penanda dimulainya permainan rasional –jika tak mau disebut pragmatis– khas Diego Simeone diperlihatkan dengan sempurna oleh pasukan Los Rojiblancos.

Pertahanan yang solid dan kecermatan menemukan lubang di area lawan hampir mempersembahkan gol kedua bagi Atletico pada menit ke-25 saat Virgil van Dijk gagal menyapu bola yang kemudian jatuh ke dalam penguasaan Alvaro Morata, tetapi penyelesaian eks penyerang Chelsea itu bisa dimentahkan Alisson.

Semenit kemudian, Liverpool bisa menyarangkan bola melalui Mohamed Salah, memanfaatkan blunder umpan kiper Jan Oblak, tetapi gol itu dianulir karena penguasaan keliru Salah membuat bola mengalir terlalu deras dan menjadi umpan bagi Roberto Firmino yang terjebak offside.

Selanjutnya, pertandingan di Wanda Metropolitano tak ubahnya menjadi lakon dominasi tanpa hasil bagi Liverpool.

Rapatnya pertahanan Atletico diperlihatkan dengan kegigihan Felipe mengorbankan badannya demi menghalau tembakan Salah, lantas sang raja Mesir itu juga memperoleh satu-satunya peluang terbaik lain kepunyaan Liverpool lewat tandukannya menyambut umpan lambung Joe Gomez tapi bola menyamping di sisi gawang.

Di sisi lain, Morata sempat memperoleh peluang bagus untuk menambah keunggulan Atletico pada menit ke-68 saat menerima umpan terobosan dari Stefan Savic, tapi bekas penyerang Real Madrid itu terpeleset dan gagal menendang bola dengan sempurna.

Pilihan Jurgen Klopp untuk mengistirahatkan Sadio Mane dan Salah demi menjaga kondisi dalam upaya mereka di kompetisi domestik disusul cederanya sang kapten Jordan Henderson praktis membuat alur serangan Liverpool tak banyak membahayakan.

Liverpool menguasai 72 persen pengendalian bola sepanjang laga, tetapi harus rela menelan kekalahan 0-1 dari Atletico ketika peluit tanda laga usai berbunyi.

Sang juara bertahan tak serta merta bisa dianggap tersingkir dari babak 16 besar, sebab tiga pekan mendatang mereka akan berganti menjamu Atletico di Anfield, panggung yang punya daya magis membantu mereka menorehkan kisah remontada gemilang musim lalu atas kubu Spanyol lainnya, Barcelona.

Susunan Pemain

Atletico Madrid (4-4-2): Jan Oblak; Sime Vrsaljko, Felipe, Stefan Savic, Renan Lodi; Saul Niguez, Koke, Thomas Partey, Thomas Lemar (Marcos Llorente); Alvaro Morata (Vitolo), Angel Correa (Diego Costa).

Pelatih: Diego Simeone (Argentina)

Liverpool (4-3-3): Alisson; Trent Alexander-Arnold, Joe Gomez, Virgil van Dijk, Andrew Robertson; Fabinho, Jordan Henderson (James Milner), Georginio Wijnaldum; Mohamed Salah (Alex Oxlade-Chamberlain), Roberto Firmino, Sadio Mane (Divock Origi).

Pelatih: Jurgen Klopp (Jerman)

Artikel ini sudah terbit di Suara.com

(Pace)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *