Ketua Bhayangkari Polda Sumut Kunjungi Pos Pam Polrestabes Medan

 

MEDANHEADLINES.COM, Medan- Ketua Bhayangkari Polda Sumut Risma Elizabeth Sianturi didampingi wakil ketua Irwanda Anastasia dan Ketua Bhayangkari Polrestabes Medan Eka Leny Sidik mengunjungi pos pengamanan (Pos Pam) VI simpang Aksara di Jalam William Iskandar, Desa Medan Estate, Kecamatan Percut Sei Tuan, Selasa (24/12) siang.

Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol Aris Wibowo mengatakan, Ketua Bhayangkari Polda Sumut Risma Elizabeth Sianturi dan rombongan tiba di Pos Pam sekira pukul 13.00 WIB. Begitu tiba, Ibu Risma langsung mengisi buku tamu dan berbincang-bincang bersama personel yang sedang bertugas.

Pada kesempatan itu, sambung Aris, Ibu Risma memberikan dukungan dan nasehat kepada personel gabungan yang sedang bertugas. Arahannya agar semua personel tetap semangat dan selalu waspada pada setiap ancaman yang ada.

“Tetap semangat, tetap sehat dan waspada,” kata Aris mengulang ucapan Ketua Bhayangkari Polda Sumut.

Setelah memberikan dukungan dan nasehat, Risma dan rombongan berniat meninggalkan lokasi untuk menuju Pos Pom Polsek Medan Kota dan Polsek Medan Helvetia. Sebelum bergerak, Risma memberikan tali asih kepada personel yang berjaga di pos pam.

“Kunjungan Ibu Risma beserta rombongan untuk mensupport (mendukung) personil dan berbagi tali asih dari Yayasan Kemala Bhayangkari,” jelas Aris.

Selanjutnya Ketua Bhayangkari Polda Sumut beserta rombongan bergerak menuju pos pam berikutnya.

Sementara, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Hartanto yang juga berada di lokasi mengatakan, ada 14 pos yang telah didirikan di wilayah hukum Polrestabes Medan. Terdiri dari pos pengamanan, pelayanan dan simpatik.

“Untuk pos pelayanan dan pos simpatik kita arahkan di daerah Pancurbatu menuju Berastagi. Karena di sana jalur wisata dan keluar kota jadi cukup padat,” kata Dadang kepada wartawan.

Dijelaskannya, untuk objek yang akan dilakukan pengamanan adalah rumah ibadah, kawasan perekonomian dan kawasan wisata. Pos berfungsi untuk melakukan pemantauan terhadap segala ancaman yang terjadi.

“Personel gabungan yang disiagakan di 14 pos berjumlah 3.310. Sedangkan untuk pelayanan kesehatan disiagakan beberapa unit mobil ambulan dari Dinas Kesehatan,” jelas Dadang. (AFD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *