Bisnis  

Dongkrak Digitalisasi UMKM, GrabKitchen Ekspansi ke Medan

MEDANHEADLINES.COM, MEDAN – Aplikator transportasi daring Grab Indonesia mendukung digitalisasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Produk yang ditelurkan perusahaan berbasis di Singapura menelurkan inovasi.

GrabKitchen yang ada di sejumlah kota besar di Indonesia diboyong ke Medan. Grab melihat, ada potensi besar dalam perkembangan UMKM di Kota Medan. Khususnya di bidang kuliner.

GrabKitchen resmi diluncurkan, Rabu (27/11). Memulai pasarnya di Medan, ada dua GrabKitchen yang akan dibuka. Menyusul tiga gerai lagi hingga akhir 2019.

“Ini adalah salah satu wujud komitmen Grab pada penguatan jaringan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) setempat sekaligus memperkenalkan konsep cloud kitchen di seluruh Indonesia. Melalui GrabKitchen, kini UMKM dapat memperluas bisnisnya tanpa harus mengeluarkan biaya besar untuk pembukaan outlet,” kata Ken Pratama, Manajer City 2 Wheel Grab Indonesia di sela peluncuran.

Dua gerai GrabKitchen perdana akan berlokasi di kawasan Polonia dan Pahlawan. Medan menjadi kota ke-30 ekspansi GrabKitchen.

Pemilihan lokasi juga tidak main-main. Grab sudah melakukan analisis data, terhadap pola perjalanan dan pemesanan makanan para pengguna aplikasi untuk memilih merchant berpotensi yang akan menempati dua titik GrabKitchen di Medan.

Dengan menggabungkan hasil analisis tersebut, data santapan terpopuler di GrabFood, serta pesanan makanan pada waktu makan, GrabKitchen akan menjalin kerja sama dan menjadi rumah baru bagi 12 merchant favorit masyarakat Medan.

“GrabKitchen adalah jaringan cloud kitchen terbesar baik di Indonesia maupun Asia Tenggara. GrabKitchen telah menjadi solusi inovatif untuk menjembatani kesenjangan permintaan pelanggan akan makanan dengan menyediakan berbagai pilihan makanan populer. Pada saat yang bersamaan, GrabKitchen mendorong UMKM untuk mengembangkan bisnisnya melalui cara-cara inovatif terbaru dengan biaya rendah dan risiko yang kecil. Ke depannya, kami berencana untuk membuka lebih banyak cabang di kota-kota besar lainnya di seluruh Indonesia untuk mendukung pertumbuhan bisnis mitra merchant kami,” kata Ichmeralda Rachman, Head of Marketing Grab Food and New Business, Grab Indonesia.

Dengan hadirnya GrabKitchen, juga menjadi potensi baru meningkatnya omzet pegiat UMKM.

“Sejak bergabung dengan GrabFood, bisnis kami telah berkembang pesat. Hal inilah yang mendasari alasan kami untuk menyambut baik kesempatan bekerja sama dengan GrabKitchen. Melalui GrabKitchen, kami dapat memangkas biaya ini dan berfokus pada sisi operasional serta pelayanan terhadap konsumen. Saya berharap kesempatan ini akan terbuka lebar bagi lebih banyak merchant dan GrabKitchen juga dapat tumbuh lebih besar lagi di masa depan,” tutur Fahmi Al Syahid, Owner Ayam Goreng Karawaci Medan.

Menurut data perhitungan BPS Kota Medan, industri pengolahan merupakan salah satu kontributor terbesar dalam pertumbuhan ekonomi Kota Medan pada tahun 2018.

Sementara itu, industri makanan dan minuman mencakup 61,46 persen dari total nilai industri. Sebelumnya, hasil riset Center for Strategic and International Study (CSIS) dan Tenggara Strategics menyebutkan bahwa pada tahun 2018 lalu, GrabFood telah berkontribusi Rp1,03 triliun bagi perekonomian Kota Medan.

Industri kuliner setempat pun mengalami peningkatan pesat, dengan omset penjualan rata-rata mitra GrabFood di Medan
757.090 usaha kecil; dan 58.627 usaha menengah.

“Inisiatif GrabKitchen Medan ini diharapkan bisa mendorong pertumbuhan bisnis UMKM, terutama yang bergerak di bidang kuliner, sehingga memberikan dampak positif bagi perekonomian setempat,” pungkasnya. (raj)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.