Gelar Acara Lokakarya Mini, Puskesmas Parambunan Bentuk Tim KONCO

MEDANHEADLINES.COM, Kota Sibolga – Puskesmas Parambunan, Kelurahan Aek Parambunan menggelar acara Lokakarya mini lintas sektor yang dilaksanakan di Kantor Camat Sibolga Selatan, Kota Sibolga, Sumatera Utara, Selasa (8/10).

Tujuan dilaksanakannya kegiatan ini yakni untuk menyatukan misi dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat dalam meningkatkan kesehatan di Kecamatan Sibolga Selatan.

Kepala Puskesmas Parambunan Lederman Tumanggor menggungkapkan, dalam acara itu, Puskemas Parambunan turut menghadirkan tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, petugas TNI dan Kepolisian.

“Untuk meningkatkan derajat kesehatan tidak hanya tanggungjawab instansi kesehatan saja, melainkan tanggungjawab bersama,” kata Lederman Tumanggor.

Dikatakan Laderman, pada acara itu kader puskesmas juga membahas tentang langkah strategis dalam membangun kesepahaman untuk menyikapi berbagai masalah kesehatan.

“Kita juga mengevaluasi program kerja Puskesmas Parambunan tahun 2018 terkait permasalahan dan kendala yang dihadapi, sekaligus membahas rencana program tahun 2018,” ucapnya.

Selain membahas program tahun 2019, pada acara itu juga membahas tentang pencegahan penyakit TBC.

Menurut Laderman, penyakit TBC di Kota Sibolga terus mengalami peningkatan.

Saat ini tercatat ada sebanyak 275 kasus yang telah ditangani. Sementara, di Kecamatan Sibolga Selatan ada sebanyak 29 kasus.

“Pasien yang mengalami penyakit TB dan TBC akan terus tangani dengan baik di Puskesmas Parambuna, untuk sembuh atau tidaknya, yah tergantung dari pasien, kalau pasien mau cepat sembuh, yah harus rutin melakukan pemeriksaan dan pengobatan,” ucapnya.

Lederman mengungkapkan, saat ini pihaknya akan terus melakukan upaya pencegahan penyakit TBC dengan melibatkan masyarakat.

Salah satu upaya itu yakni dengan membentuk sebuah tim komunitas di Kecamatan Sibolga Selatan. Tim itu disebut dengan KONCO (Komunitas Culosis).

“Tim KONCO itu dibentuk 2 bulan yang lalu. Mereka yang terlibat di komunitas itu adalah pasien yang pernah mengalami penyakit TBC. Dan saat ini, peserta di tim KONCO itu sudah dinyatakan sembuh total dari penyakit TBC,” ungkapnya.

Dikatakan Lederman, dengan dibentuknya tim KONCO itu diharapkan bisa bergerak untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang pencegahan dan penyembuhan terhadap penyakit TBC.

“Peserta tim KONCO itu ada sebanyak 7 orang, dan kita juga akan memberikan SK pada mereka untuk melaksanakan tugas dalam melakukan penyuluhan bagi masyarakat,” ungkapnya.(hen)

Please follow and like us:
error0

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *