Tingkatkan Minat Membaca, Bazar Buku Big Bad Wolf Hadir Kembali

Presiden Direktur PT Jaya Ritel Uli Silalahi dan Vice President Funding dan E-Channel Business BCA Sinta Handajani dalam konfrensi pers Big Bad Wolf di Medan, Rabu (28/8). Afd

MEDANHEADLINES.COM, Medan – Mengusung misi menggalakkan budaya membaca sejak dini, Big Bad Wolf memberikan akses untuk memperoleh buku berkualitas tinggi bagi semua kalangan pada bazar yang akan dibuka mulai 6 sampai 16 September 2019 mendatang. Bertempat di gedung Andromeda Polonia, Medan.

Event buku terbesar di dunia ini akan buka 24 jam dan gratis. Memboyong kesuksesan di Jakarta, Bandung dan Yogyakarta, bazar kali ini pun menyediakan lebih dari satu juta buku internasional dengan diskon mulai 60 hingga 80 persen.

Presiden Direktur PT Jaya Ritel Uli Silalahi mengatakan, antusiasme masyarakat di November 2018 membuat pihaknya hadir kembali membawa lebih banyak buku bermutu untuk pecinta buku di Sumatera Utara dan Pulau Sumatera umumnya. Menurutnya, dalam bidang literasi, Indonesia masih terus berjuang untuk meningkatkan minat baca masyarakat yang terbilang cukup rendah.

“Padahal memiliki potensi besar jika diberikan fasilitas yang memadai,” kata Uli, Rabu (28/8) sore.

Perempuan yang kini dikenal sebagai ‘Ibu Buku’ ini berharap, gaweannya dapat mengajak masyarakat untuk lebih mencintai buku dan meningkatkan minat baca. Katanya, arus globalisasi dan perkembangan teknologi yang semakin canggih sudah tidak terbendung masuk ke Indonesia. Dunia kini memasuki era revolusi industri 4.0, menghadapi tantangan itu, semua orang dituntut untuk terus-menerus meningkatkan kualitas diri.

“Banyak membaca, membaca, dan membaca… Supaya kita bisa meningkatkan daya saing yang lebih kompetitif,” tambahnya.

Bazar pertama dibuka pada 2016 lalu, hasilnya terlihat jumlah pecinta buku di Indonesia semakin bertambah. Situasi ini bisa dibuktikan dengan banyaknya pengunjung yang datang di bazar Jakarta tak lebih dari satu juta orang. Begitu juga di Bandung dan Yogyakarta pada Juli lalu, hadir tidak kurang dari 350 ribu orang.

Bermacam genre buku akan disediakan mulai dari seni, budaya, novel, fiksi, romance, sastra, graphic novel, bisnis, arsitektur, memasak, fashion, dan banyak lagi. Tersedia juga buku untuk anak-anak seperti buku cerita, mewarnai, sound books, board books, pop-up books dengan harga terjangkau. Tahun ini, Big Bad Wolf membawa karakter favorit dari seri Frozen, Cars, Finding Nemo, Toy Story, Mickey dan Minnie, The Incredibles, dan lainnya yang
dapat dijumpai di area khusus Disney. Tujuannya untuk menarik perhatian lebih anak-anak yang berkunjung.

Vice President Funding dan E-Channel Business Bank Central Asia (BCA), Sinta Handajani mengatakan, pihaknya berkomitmen mendukung kemajuan pendidikan di Indonesia lewat beragam program dan kegiatan. Kali ini, BCA mendukung Big Bad Wolf. Era revolusi industri sekarang ini, generasi muda harus dibekali dengan ilmu pengetahuan yang luas, salah satunya melalui bacaan buku berkualitas.

Sinta menjelaskan, ada promo istimewa seperti voucher cashback hingga Rp500 ribu dengan kartu kredit BCA dan debit BCA dengan chip. Diskon 50 persen pembelian voucher dengan reward BCA, program Beli 7 Gratis 1 Buku Ajaib Augmented Reality dengan kartu kredit, debit, Flazz, Sakuku, serta cicilan BCA nol persen sampai enam bulan.

“Semoga generasi muda di Medan dapat memperluas cakrawala pengetahuannya melalui bazar buku ini,” ucapnya.

Sejak 2018, bazar buku Big Bad Wolf telah memperkenalkan buku ajaib yang menggunakan teknologi Augmented Reality (AR), atau penggabungan objek virtual dengan objek nyata secara interaktif dan real time. Melalui teknologi ini, anak-anak dapat berinteraksi dengan karakter yang ada di dalam buku. Sangat baik untuk mengembangkan imajinasi anak.

Tahun ini Big Bad Wolf membawa 13 judul buku ajaib termasuk tujuh judul baru kategori cerita dongeng dan pembelajaran, serta dua buku ajaib bahasa Indonesia yaitu edisi Ayo Shalat–Alif dan Sofia. Dalam buku itu, anak-anak diajarkan bagaimana cara berwudhu dan tatacara shalat lima waktu. Buku tersebut hanya didapatkan secara eksklusif di bazar.

Setiap judul buku ajaib juga mengajak anak-anak untuk dapat belajar sekaligus bermain, juga merasakan pengalaman unik menyaksikan karakter favorit mereka menjadi hidup. Selain itu mereka dapat juga melakukan aktivitas lain seperti, membaca, mewarnai, menghitung serta menikmati musik. Tujuan semua ini untuk menumbuhkan minat baca sejak dini serta mempermudah akses buku yang luas bagi semua kalangan, termasuk di pelosok tanah air.

Big Bad Wolf memiliki program Red Readerhood. Merupakan program sosial yang mengajak para pengunjung untuk berbagi kebahagiaan dengan cara mendonasikan buku-buku yang mereka beli kepada masyarakat yang membutuhkan. Hal tersebut sebagai implementasi dari komitmen untuk selalu memberikan dampak langsung kepada masyarakat. Donasi ini menjadi harapan tersebarnya ilmu pengetahuan dalam kehidupan sehari-hari. (Afd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *