Dapat Tawaran Pembangunan Aerotrain di Sumut, Ini Kata Edy Rahmayadi

 

MEDANHEADLINES.COM – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi menyambut baik tawaran pembangunan Indonesia Aerotrain atau kereta layang generasi baru di Sumut. Apalagi, hal tersebut dapat mendukung transportasi massal di daerah ini.

Hal itu disampaikan Gubernur ketika menerima perwakilan PT Anugerah Citra Lestari, Selasa (25/6), di ruang kerjanya, Lantai 10, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30 Medan. “Saya sambut baik pembangunan kereta layang ini, apalagi nantinya akan mendukung kegiatan even nasional yang akan diselenggarakan di Sumut, seperti PON dan Olimpiade,” katanya.

Kendati demikian, Edy Rahmayadi mengimbau, agar perusahaan juga melakukan uji lokasi atau kondisi Sumut, sebelum melakukan pembangunan. “Saya harap pihak perusahaan yang akan melaksanakan pembangunan bisa melakukan evaluasi terlebih dahulu, agar tidak ada kendala dalam pembangunan nantinya,” jelasnya.

Abdul Halim sebagai Ketua rombongan dari PT Anugerah Citra Lestari (ACL), menyampaikan, bahwa perusahaan tersebut murni perusahaan anak bangsa. Sebagai angkutan massal Indonesia Aerotrain dapat menjadi solusi unggulan moda angkutan massal berupa kereta api perkotaan yang menghubungkan stasiun/halte/terminal berjarak pendek 500 sampai 1000 meter.

“Mengapa kami bilang anak bangsa, sebab kami menggunakan teknologi karya anak bangsa yakni 96 % total desain mulai dari konstruksi dan pengoperasian bisa dilakukan anak bangsa, juga mendukung pertumbuhan industri perkeretaapian di Indonesia, juga sudah terbukti dan teruji penggunaannya,”paparnya.

Sedangkan nilai investasinya, kata dia, relatif rendah dibandingkan dengan yang lainnya. Demikian juga biaya operasional rendah dan perawatan sangat mudah. Indonesia Aerotrain, jelasnya, memiliki daya angkut yang besar, satu rangkaian kereta terdiri atas 2 sampai 4 gerbong dengan kapasitas muat 300 sampai 600 penumpang. “Keunggulan lainnya, untuk mengerakkan kereta tersebut menggunakan mesin blower,”jelasnya

Hal senada juga dikatakan Paul, Wakil Pimpinan PT ACL, bahwa pendanaan pembangunan asli dari perusahaan lokal. Kereta ini juga sudah digunakan di Jakarta tepatnya sebagai angkutan ke Taman Mini.

Turut hadir mendampingi Gubernur Sumut, Asisten Pemerintahan Jumsadi Damanik dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Binsar Situmorang. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *