Terkait Kebakaran Pabrik Mancis, Gubsu : Bakal Ada Evaluasi Perizinan

MEDANHEADLINES.COM, Medan – Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi angkat bicara terkait kebakaran pabrik mancis di Jalan Tengku Amir Hamzah, Desa Sambirejo, Kecamatan Binjai, Kabupaten Langkat, Jumat (21/6) lalu.

 

Dalam peristiwa kebakaran itu, 30 orang meninggal dalam keadaan terkunci di dalam lokasi pembuatan mancis itu.

 

Edy tampaknya melihat banyak keganjilan. Pihaknya bakal melakukan evaluasi terhadap kejadian itu.  

 

Perizinan soal keberadaan industri rumahan di tengah pemukiman itu menjadi pertanyaan Edy. Pihaknya bakal melakukan evaluasi terhadap PT Kiat Unggul sebagai penanggungjawab kejadian.

 

” Sudah ditangani dengan yang berwajib, ada pabrik mancis (korek gas) tapi di tengah pemukiman. Ini kenapa sudah sekian lama tidak ketahuan ?  ini (akan) kita evaluasi,” ujarnya, Selasa (25/6)

 

Edy pun menyampaikan rasa belasengkawa atas kejadian tersebut. Pihaknya bakal membantu keluarga korban. Misalnya seperti pemberian santunan.

 

Apalagi para korban adalah masyarakat yang ekonominya masih bertaraf rendah. Para pekerja di industri itu juga rata-rata hanya berpenghasilan Rp500-700 per bulan.

 

” Jangan kan yang musibah, yang tidak musibah aja kita bantu,” ujar Edy Singkat

 

Sementara itu, Kapolres Binjai AKBP Nugroho Tri Yulianto mengatakan, ada tiga orang yang ditetapkan menjadi tersangka. Ketiganya juga sudah ditahan. Mereka adalah Indra Marwan selaku Direktur Utama PT Kiat Unggul (KU), Burhan selaku Manager Operasional dan Lismawarni, HRD Personalia PT Kiat Unggul.  

Polres Binjai bersama Polda Sumatera Utara (Sumut) berhasil mengamankan ketiganya 1×24 jam pascakejadian di Kota Medan. (Goy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *