Miliki Aset Miliaran, Bupati Tapteng Minta KPK Usut Harta Raja Bonaran

Bupati Tapteng Bakhtiar Ahmad Sibarani

MEDANHEADLINES.COM ,  Tapteng РBupati Tapteng Bakhtiar Ahmad Sibarani meminta agar KPK melakukan pemeriksaan harta kekayaan milik mantan bupati Tapteng Raja Bonaran Situmeang yang tengah terjerat kasus Penipuan Honorer K2

“Ketika saya menjabat sebagai anggota DPRD, dia (Bonaran,red) juga pernah membeli rumah saya. Perlu juga kalian telusuri (pers,red) pulau Ungge itu milik siapa, tanah yang di Labuhan Angin itu juga milik siapa,” kata Bakhtiar

“Tanya lagi harga tanah yang dibelinya (Bonaran,red) dari mantan anggota dewan itu yang dekat kebun CPA,” tambahnya.

Terkait harta yang dimiliki Bonaran juga dibenarkan oleh salah satu pengusaha properti, Jhon Sinambela yang merupakan pemilik tanah yang dibeli oleh Raja Bonaran Situmeang ketika menjabat sebagai Bupati Tapteng.

“Penawaran itu berawal sekitar tahun 2013 lalu,” kata Jhon saat ditemui di salah satu warung kopi di Pandan, Jumat (1/3/2019).

Jhon mengatakan, awal pertemuan Jhon dengan Bonaran berawal ketika pamannya yang menjabat sebagai Kepala BKD Tapteng Tahun 2013 melakukan penawaran atas penjualan tanah miliknya.

“Paman saya itu nanya ke saya apakah mau menjual tanah saya yang di depan SPBU Pandan itu, lalu saya jawab, kalau harga cocok, yah dijual aja,” jelasnya.

Jhon Sinambela saat menunjukkan surat perjanjian pembelian tanah miliknya

Setelah ada kesepakatan untuk menjual tanah miliknya, Jhon kemudian dibawa oleh pamannya untuk menemui Bonaran di rumah dinas Bupati Tapteng di Jalan MH Sitorus Sibolga.

“Setelah saya jumpa dengan dia (Bonaran,red) saya tawarkan lah harga tanah saya itu sebesar 6 Miliyar. Tapi ada penawaran dari Bonaran, jadi sepakatlah harga tanah seluas kurang lebih 1 Ha itu menjadi 5,5 miliyar,” ungkap Jhon.

Setelah sepakat dengan harga 5,5 miliyar, kata Jhon, kemudian Bonaran memintanya untuk mengurus kepemilikan hak milik tanah ke salah satu notaris di Sibolga dengan mencantumkan nama Robert Situmeang (pemilik tanah) yang merupakan keluarga dekat Bonaran.

“Malam pada pertemuan pertama itu, Joko, salah satu ajudannya (Bonaran,red) langsung memberikan DP sebesar 1,5 miliyar,” katanya.(hen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *